Kompas.com - 16/06/2016, 18:05 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Peneliti melibatkan sekitar 1.600 orang dewasa berusia 49 tahun dan lebih tua yang tidak memiliki riwayat kanker, stroke atau penyakit jantung selama satu dekade. Peserta juga disurvei tentang asupan serat dan kebiasaan makan.

Pada akhir penelitian, sekitar 250 orang telah mencapai apa yang disebut peneliti sebagai "penuaan sukses," yang berarti peserta masih bebas dari kanker dan penyakit jantung dan juga tidak memiliki depresi, cacat, kerusakan kognitif, diabetes atau masalah kesehatan lainnya di usia tua.

Menariknya, peserta dengan asupan serat tertinggi, 79 persen lebih mungkin untuk berhasil mencapai “penuaan sukses” ketimbang peserta yang mengonsumsi serat dalam jumlah rendah, studi ini menemukan.

"Kami menilai bahwa serat sangat mungkin mengurangi peradangan dalam tubuh, yang merupakan faktor penting dalam menangkal banyak penyakit, sehingga memiliki pengaruh protektif terhadap kesehatan dan melindungi tubuh terhadap banyak penyakit," kata penulis utama studi Bamini Gopinath dari University of Sydney.

Serat dari buah-buahan, roti gandum, dan sereal seperti gandum dikaitkan dengan penuaan yang sehat, menunjukkan bahwa pengaruh serat makanan pada penuaan yang sehat dapat bervariasi, tergantung pada sumber makanan itu berasal dari, penulis menyimpulkan dalam Journal of Gerontology.

Temuan tersebut menambah bukti yang menunjukkan, bahwa serat makanan dapat mempengaruhi kesehatan, kata Nour Makarem, seorang peneliti nutrisi di New York University yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

"Serat dikaitkan dengan peningkatan sensasi kenyang dan serat makanan biasanya memiliki kepadatan energi yang rendah, sehingga mengurangi risiko kenaikan berat badan, obesitas dan penyakit kronis terkait," kata Makarem.

"Individu dengan asupan tinggi serat berarti telah menjalani gaya hidup sehat pada umumnya, yang secara kolektif berkontribusi meningkatkan kesehatan dan “penuaan sukses”."

"Penelitian ini cukup konsisten bahwa serat dalam makanan nabati seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, kacang-kacangan dan biji-bijian dapat membantu mencegah segala macam penyakit," kata Samantha Heller, seorang ahli diet yang terdaftar di New York dan penulis The Only Cleanse.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.