Kompas.com - 16/06/2016, 19:19 WIB
Gunakan aplikasi kesehatan untuk membantu Anda menurunkan dan menjaga berat tubuh ideal. THINKSTOCKPHOTOSGunakan aplikasi kesehatan untuk membantu Anda menurunkan dan menjaga berat tubuh ideal.
|
EditorLatief

Selain itu, menu utama berbuka puasa harus diperhatikan pula. Zat gizi yang paling dibutuhkan tubuh setelah seharian puasa adalah karbohidrat kompleks yang bisa ditemukan pada nasi merah, nasi hitam, dan kentang rebus.

Karbohidrat jenis ini kaya serat sehingga diserap tubuh perlahan-lahan. Dengan begitu, gula darah pun naik secara berkala dan dimasukkan pelan-pelan ke sel oleh insulin. Sudah tubuh lebih sehat, timbangan menyusut pula.

Selain itu, protein juga zat penting bagi tubug. Ikan, daging, atau putih telur wajib masuk menu. Sebaliknya, makanan berlemak tinggi seperti gorengan atau makanan cepat saji lebih baik dihindari. Jika tidak, berat badan dipastikan sukses bertambah.

Jumlah

Tidak hanya jenis makanan dan minuman saja yang perlu dipilah hati-hati. Anda pun wajib waspada dengan jumlah asupan selama bulan Ramadhan.

Rumus sederhana untuk menurunkan berat badan adalah energi yang dibakar harus lebih banyak daripada yang ditimbun. Artinya, konsumsi harus dibatasi. Jangan kalap ketika menyantap hidangan buka puasa.

"Kalau sahur (porsinya) normal, buka (juga) normal, berat badan bisa turun karena waktu makan kita juga tidak sebanyak hari biasa," kata dokter gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Fiastuti Witjaksono, disaring nationalgeographic.co.id, Kamis (18/6/2015).

Selain jumlah asupan, total aktivitas wajib jadi catatan pula. Saat bulan puasa biasanya kita kurang bersemangat untuk bergerak, apalagi berolahraga. Padahal, untuk menunjang program menurunkan berat badan, olahraga perlu dilakukan.

Agar tak terserang dehidrasi, lakukan olahraga pada sore hari menjelang buka puasa. Tak usah terlalu berat, lari ringan sejauh satu kilometer cukup membakar lemak. Atau, jika memungkinkan, Anda bisa memasukkan jadwal olahraga setelah berbuka puasa.

Karena banyak hal perlu diperhatikan, lebih baik Anda memanfaatkan aplikasi yang bisa membantu menjaga asupan dan aktivitas. Pilih aplikasi yang punya fitur daily activity agar menu makanan dan waktu konsumsi bisa diatur. Misalnya, jumlah makanan saat sahur atau berbuka puasa.

Tak hanya itu, waktu untuk mencukupi kebutuhan cairan cukup mepet saat bulan puasa. Karena itu, lebih baik aplikasi juga bisa membantu Anda mengatur frekuensi minum air putih tiap hari. Aplikasi Medcare, misalnya, memiliki fitur pengaturan total minuman dalam satu hari.

Aplikasi yang kompatibel dengan sistem operasi IOS dan Android ini bisa pula menjadwalkan waktu olahraga dan istirahat Anda. Jika sudah begini, tak ada lagi alasan lupa. Paling penting, motivasi Anda harus tinggi.

Selamat berpuasa!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Orkitis
Orkitis
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

4 Faktor Risiko Penyakit Jantung

Health
Orkitis

Orkitis

Penyakit
14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

14 Tips Merawat Kaki Penderita Diabetes

Health
Venustraphobia

Venustraphobia

Penyakit
10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

10 Makanan dan Minuman untuk Redakan Sakit Perut

Health
Hernia Epigastrium

Hernia Epigastrium

Penyakit
Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Kenali 11 Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Health
Insufisiensi Trikuspid

Insufisiensi Trikuspid

Penyakit
Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Apakah Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Bisa Disembuhkan?

Health
Eritema Multiforme

Eritema Multiforme

Penyakit
7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

7 Obat Batuk Alami ala Rumahan yang Patut Dicoba

Health
Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Pahami, Cara Meningkatkan Kekuatan Jantung

Health
13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

Health
Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.