Kompas.com - 20/06/2016, 21:35 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

Ayah dan ibunya pindah ke daerah New York tempat Rachel dan suaminya tinggal. Ibunya juga menemani Rachel menjalani fase rehab selama satu bulan penuh. Adiknya, yang juga sedang hamil tujuh bulan, mulai cuti melahirkan lebih awal untuk menghabiskan hari-harinya di sisi Rachel.

Biasanya dokter akan menggunakan angiogram untuk memastikan diagnosa AVM yang menyebabkan stroke seperti yang dialami Rachel.

Namun, prosedur ini tidak dianjurkan pada usia kehamilan 31 minggu seperti yang Rachel alami. Jadi, untuk menghindari komplikasi lebih lanjut, Rachel dijadwalkan menjalani operasi Caesar pada tanggal 7 Juli, 2014, dan dia melahirkan seorang bayi perempuan yang sehat. "Secara emosional, itu adalah waktu-waktu yang sangat sulit," kata Rachel.

 

Pemulihan pikiran dan tubuh

Sekitar 32 minggu setelah stroke, Rachel menjadi pasien rehabilitasi. Dia menghabiskan waktu lima bulan di kursi roda karena tidak bisa berjalan.

Dia juga menjalani terapi orthotics untuk kakinya selama satu bulan. Setelah sekitar 18 bulan, dia bisa menyingkirkan tongkat yang biasa digunakan untuk membantunya berjalan.

Hari ini, dua tahun setelah kejadian tersebut, Rachel telah kembali bekerja penuh waktu dan membangun perusahaan barunya, mBand.

Namun, rehabilitasi masih merupakan bagian konstan kehidupan Rachel. Tiga hari seminggu, dia pergi ke terapi fisik dan terapi okupasi untuk lengan dan tangannya. Dia juga berlatih Pilates dan yoga.

"Keduanya membantu proses kerja otak dan gerakan saya. Yoga dan pilates membantu dengan cara terapi tradisional yang tidak biasa," katanya.

Tidak ada yang mudah. Kemampuannya untuk berjalan memang membaik, tapi masih belum normal. Setiap langkah membutuhkan pemikiran. Melalui video dirinya, Rachel melacak perbaikan yang dicapainya dari waktu ke waktu.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Alami Mengatasi Diabetes

6 Cara Alami Mengatasi Diabetes

Health
16 Penyebab Anosmia dan Ageusia, Tak Hanya Covid-19

16 Penyebab Anosmia dan Ageusia, Tak Hanya Covid-19

Health
Apa Itu Intoleransi Laktosa?

Apa Itu Intoleransi Laktosa?

Health
Jam Olahraga yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan

Jam Olahraga yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan

Health
5 Kandungan Keju Cheddar yang Perlu Diwaspadai

5 Kandungan Keju Cheddar yang Perlu Diwaspadai

Health
10 Penyakit yang Disebabkan Stres Perlu Diwaspadai

10 Penyakit yang Disebabkan Stres Perlu Diwaspadai

Health
Berapa Lama Bronkitis Sembuh? Simak Penjelasan Berikut…

Berapa Lama Bronkitis Sembuh? Simak Penjelasan Berikut…

Health
3 Manfaat Kesehatan dari Keju Cheddar

3 Manfaat Kesehatan dari Keju Cheddar

Health
Teh Tidak Bisa Sepenuhnya Berguna untuk Menurunkan Berat Badan

Teh Tidak Bisa Sepenuhnya Berguna untuk Menurunkan Berat Badan

Health
6 Penyebab Gigi Sensitif

6 Penyebab Gigi Sensitif

Health
3 Efek Samping dari Konsumsi Buah Tin

3 Efek Samping dari Konsumsi Buah Tin

Health
Mengetahui dan Mempertahankan Level Gula Darah Normal

Mengetahui dan Mempertahankan Level Gula Darah Normal

Health
10 Tanda-tanda Leukemia pada Anak yang Orang Tua Harus Waspadai

10 Tanda-tanda Leukemia pada Anak yang Orang Tua Harus Waspadai

Health
Bersyukur Saya Pernah Diabetes

Bersyukur Saya Pernah Diabetes

Health
7 Manfaat Niacinamide untuk Kulit Wajah

7 Manfaat Niacinamide untuk Kulit Wajah

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.