Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Anak Muntah dan Diare, Gejala Gastroenteritis?

Kompas.com - 28/06/2016, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Bila anak Anda mendadak mengalami serangan diare dan muntah-muntah, serta mengeluhkan sakit perut, mungkin Anda mengira si kecil mengalami flu perut.

Sebenarnya apa yang disebut dengan flu perut adalah gastroenteritis, infeksi pada perut dan usus halus. Infeksi virus merupakan penyebab utama gastroenteritis. Tetapi, terkadang infeksi bakteri juga bisa menjadi pemicu.

Penyakit gastroenteritis sering membuat para ibu khawatir karena anak terus-menerus muntah dan diare. Meski begitu biasanya penyakit ini akan sembuh sekitar satu minggu tanpa obat apa pun.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

Beberapa hari pertama memang gejala penyakit seolah sangat parah, tetapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua agar anak bisa melewati masa ini.

Terapi yang bisa dilakukan adalah memastikan anak cukup cairan. Bahaya terbesar dari gastroenteritis adalah dehidrasi. Sebenarnya cairan apa pun bisa, tetapi terkadang air saja tidak cukup untuk menggantikan elektrolit yang hilang.

Sebaiknya batasi konsumsi susu karena dapat membuat gangguan perut semakin buruk. Mengonsumsi minuman yang terlalu asam (jus jeruk) atau kafein juga memperburuk penyakti perut.

Baca juga: Kisah Cucu, Istri yang Tertinggal Mobil di "Rest Area" Batang Saat Mudik Lebaran

Terlalu banyak cairan juga bisa dapat memperburuk muntah. Oleh sebab itu berikan anak cairan secara perlahan-lahan. Pada bayi, cobalah satu sendok teh setiap 4-5 menit.

Setelah si kecil bisa minum cukup, cobalah berikan makanan sedikit-sedikit dalam bentuk yang lumat. Sebaiknya beri anak makanan yang mudah dicerna, misalnya pisang, nasi, yogurt, atau roti.

Melihat anak menderita sakit tentu sebagai orangtua kita ingin memberinya obat. Padahal, waktu adalah obat terbaik untuk gastroenteritis. Antibiotik tidak efektif mengobati, sementara peredan nyeri golongan ibuprofen bisa memperburuk sakit perut, dan parasetamol bisa berakibat buruk pada liver.

Baca juga: 9 Buah yang Bantu Redakan Asam Urat secara Alami

Walau begitu, jika anak mengalami demam maka berikan ia obat penurun panas, baik ibuprofen atau parasetamol.

Untuk mencegah penyakit ini, berikan anak vaksinasi rotavirus. Selalu cuci tangan dengan sabun, terutama setelah menggunakan toilet, mengganti popok, atau sebelum menyentuh makanan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Liburan di TMII, Ada Banyak Pilihan Kegiatan Minim Budget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau