Kompas.com - 15/07/2016, 09:15 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Kita hidup dalam masyarakat modern di mana banyak sekali alat, teknologi, dan obat-obatan dikerahkan untuk menjaga kesehatan. Namun, tetap saja penyakit jantung masih menjadi salah satu pembunuh utama di seluruh dunia. Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, merupakan penyumbang utama.

Kabar baiknya, penyakit jantung dapat dicegah dan banyak pencegahan hanya memerlukan langkah-langkah kecil yang dapat membuat perbedaan besar. Salah satunya adalah mengatur pola makan dengan mengurangi asupan garam.

Pada zaman kuno, garam begitu berharga sehingga orang-orang menggunakannya sebagai mata uang. Waktu itu, garam digunakan untuk menghemat makanan dengan cara mengawetkannya.

Hari ini, kita tidak mengalami keadaan seperti manusia zaman dulu. Kini, garam berlimpah ruah dan kita bisa mendapatkannya dengan harga sangat murah. Akibatnya, manusia modern mengonsumsi garam lebih dari kebutuhan mereka seharusnya.

Namun, penyumbang asupan garam terbesar biasanya tidak dari konsumsi makanan di rumah. Sekitar 75 persen dari sodium yang kita makan berasal dari garam yang ditambahkan ke makanan cepat saji atau makanan kemasan.

Banyak obat tekanan darah tinggi bertindak sebagai diuretik, yang merangsang ginjal untuk membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh, sehingga dinding pembuluh darah menjadi rileks dan menurunkan tekanan darah.

Namun, sebelum Anda memilih untuk mengonsumsi obat, masih ada opsi lain yang lebih sehat untuk membatasi kadar sodium Anda, yakni mengurangi konsumsi garam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Obat mungkin diperlukan jika Anda tidak dapat mengontrol tekanan darah secara konsisten. Tetapi, jika Anda mengurangi konsumsi garam dengan kesadaran sendiri, Anda dapat menurunkan tekanan darah tanpa bantuan pil apa pun.

Memantau asupan garam dimulai dengan menghindari makanan kemasan dan olahan, merokok, makanan asin, daging ikan, dan unggas kalengan, ham, bacon, hot dog, dan daging asap, keju dan selai kacang asin, sup kaldu instan, kerupuk, keripik, piza, pasta, dan lasagna olahan, serta banyak lagi.

 

Ingin kurangi sodium? Baca label makanan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.