Kompas.com - 04/08/2016, 12:35 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sudah lama diketahui bahwa minuman anggur merah berkhasiat untuk kesehatan jantung. Tetapi minum wine bikin mengantuk. Selain itu ada kandungan alkohol serta kalori di dalamnya terhitung tinggi.

Jangan khawatir, ilmuwan punya solusinya, yakni dengan mengemas anggur merah dalam bentuk pil. Pil suplemen baru ini menjanjikan manfaat untuk tubuh yang didapat dari resveratrol dari anggur tanpa mengantuk atau pun mabuk dan bikin gemuk.

Resveratrol, senyawa yang ditemukan secara alami di makanan seperti buah beri, anggur, dan wine menjadi favorit dalam industri suplemen beberapa bertahun-tahun berkat khasiatnya untuk anti penuaan, perlindungan jantung, dan menguatkan otak. Masalahnya adalah bagaimana agar tubuh mendapatkan senyawa itu secara efektif dalam tubuh.

Resveratrol dapat diekstraksi dan dimurnikan dalam bentuk pil, tetapi tubuh tidak menyerapnya seperti dari makanan alami. Mengapa? Resveratro yang dimurnikan dalam bentuk suplemen dipecahkan terlalu cepat di lever.

Tetapi, mungkinkah mendapatkan cukup resveratrol dari minum anggur merah? Ilmuwan yang meneliti potensi resveratrol memperlambat progresi Alzheimer's mengestimasi kita harus minum setara 1.000 botol anggur merah untuk mendapatkan khasiatnya seperti terlihat dalam riset. Tentu saja hal ini tidak bermanfaat, baik dari segi gizi maupun mabuk dan pusing yang disebabkannya.

Namun manfaat anggur merah itu terlalu menarik untuk diabaikan. Oleh karena itu ilmuwan di seluruh dunia berlomba menemukan suplemen resveratrol yang efektif.

Satu grup di Jupiter Orphan Therapeutics, sebuah perusahaan bioteknologi di Florida, AS mencoba memecahkan masalah itu dengan memformulasikan resveratrol bersama kandungan sehat lain yang ditemukan dalam wine.

Resep baru ini bakal mencegah molekul untuk terpecahkan di lever dan membuat khasiatnya bekerja untuk kesehatan tubuh kita.

"Tujuannya adalah meniru efek sinergi yang ditemukan dalam segelas anggur merah tanpa efek negatif dari alkohol," kata Nady Braidy, periset lain yang meneliti versi terbaru resveratrol dan ahli neurosains di University of New South Wales' Centre for Healthy Brain Ageing.

Formulasi Braidy itu hanya membutuhkan 25 mg suplemen, setara dengan "hanya" 13 botol wine.

Suplemen resveratrol jenis baru ini saat ini sedang diuji (dan sedang menunggu hak paten). Mungkin suplemen itu bakal segera tersedia di toko dalam setahun.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.