Kompas.com - 13/08/2016, 20:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Testis merupakan organ yang memproduksi sel sperma. Oleh karenanya, gangguan pada bagian tubuh ini tentu berpengaruh besar pada kesuburan. Salah satu gangguan yang banyak terjadi pada testis adalah varikokel.

Varikokel atau pelebaran pembuluh darah vena di testis merupakan salah satu penyebab ketidaksuburan pada pria. Sayangnya, kondisi ini tidak menimbulkan gejala sehingga sering tidak disadari.

Varikokel pada dasarnya mirip dengan varises pada kaki, tetapi terjadi pada pembuluh darah vena di kantung pembungkus testis. Pelebaran pembuluh darah itu akan menyebabkan sisa-sisa metabolisme berkumpul di dekat testis sehingga meracuni produksi sperma atau spermatogenesis.

"Sehingga menyebabkan kualitas sperma yang diproduksi tidak sempurna, baik bentuk, gerakan, atau jumlahnya," kata dr.Sigit Solichin, spesialis urologi dari RS Bunda Jakarta.

Sigit mengatakan, hampir 90 persen pria dengan kondisi varikokel tidak mengalami keluhan apa pun. "Mereka baru sadar bermasalah karena tidak punya-punya anak. Setelah dilakukan analisa sperma ternyata kualitas sperma buruk dan diperjelas dengan USG skrotum baru terlihat adanya varikokel," katanya.

Meski pun penyebab pasti varikokel belum jelas, tetapi kondisi tersebut bisa diatasi dengan melakukan pembedahan.
Menurut Sigit, hampir 70 persen pria yang menjalani pembedahan mengalami perbaikan kualitas sperma. Selain itu, framentasi DNA pada sel sperma juga membaik sehingga peluang untuk keberhasilan pembuahan lebih besar.

Sigit menyarankan agar pasangan yang sudah setahun tidak juga hamil setelah berhubungan seks secara teratur tanpa kontrasepsi, untuk memeriksakan diri. Selain pemeriksaan pada istri, pihak suami juga perlu diperiksa karena 50 persen penyebab ketidaksuburan berasal dari pihak laki-laki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Orkitis
Orkitis
PENYAKIT
Sindrom ACA
Sindrom ACA
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.