Kompas.com - 29/12/2016, 11:07 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Seorang ibu yang sedang berduka setelah bayi laki-lakinya meninggal 11 hari pasca dilahirkan, memilih mendonasikan ASI-nya pada bayi yang membutuhkan.

Ariel Matthews (25) nama wanita tersebut melahirkan Ronan pada bulan Oktober 2016. Namun, bayi laki-lakinya kemudian meninggal. Padahal, air susunya keluar cukup banyak.

Dalam akun Instagramnya, Matthews mengungkapkan bahwa tahun lalu bayinya juga meninggal di kandungan dan ia telah mendonasikan ASI-nya.

"Namun karena bayi saya lahir lebih cepat, produksi ASI saya tidak terlalu banyak. Jadi, saya membuat target baru untuk mendonasikan sampai 29 liter," katanya.

Ia kemudian mulai memompa ASI-nya saat payudaranya menghasilkan ASI. Dari ketiga donasinya, total ASI yang di sumbangkan Matthews mencapai 18,5 galon.

"Saya merasa lebih baik setelah mendonasikannya, terutama karena para ibu yang mengambil selalu memeluk saya sambil mengucap terima kasih. Mereka mempercaya saya untuk memberikan ASI dan itu rasanya sungguh berharga," katanya.

Matthews mengatakan, ia juga merasa bahagia karena sering dikirim foto bayi-bayi yang tertidur pulas setelah meminum ASI-nya. Ia mendonasikan ASI kepada dua ibu yang ASI-nya tidak keluar setelah melahirkan, dan satu ibu yang mengadopsi bayi yatim piatu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Foxnews
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Milia
Milia
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.