Kompas.com - 30/12/2016, 15:37 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Campuran krimer memang membuat kopi terasa lebih nikmat di lidah. Sayangnya, krimer instan bukanlah pilihan sehat untuk dikonsumsi setiap hari.

Kopi memiliki sederet manfaat yang telah terbukti secara ilmiah. Mulai dari meningkatkan level energi, mempertajam daya ingat, meningkatkan metabolisme lemak, bahkan melindungi dari penyakit Parkinson dan penyakit Alzheimer,” papar Mowry, MD, dari Johns Hopkins Medicine.

Sayangnya, manfaat kopi bisa tertutupi oleh campuran krimer instan. Kebanyakan krimer kopi yang dibeli di toko tidak benar-benar dibuat dengan krim. Sebaliknya, krimer kaya akan zat pengental dan pengemulsi seperti karagenan yang diduga menyebabkan peradangan dan masalah pencernaan.

Pengental saja tidak bisa membuat krimer instan terasa gurih, sehingga minyak terhidrogenasi parsial atau nama lain dari lemak trans dibutuhkan untuk menciptakan rasa layaknya krim sungguhan.

Lemak yang diproses benar-benar berbahaya bagi kesehatan, karena meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menempatkan Anda pada risiko yang lebih tinggi untuk penyakit jantung.

Belum lagi, beberapa produsen kerap mengandalkan pemanis palsu seperti sucralose yang dapat menyebabkan gula darah meningkat dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Itu sebabnya, kebanyakan ahli menyarankan untuk menghindari krimer instan.

Tapi bagi Anda yang tak suka rasa kopi hitam yang pekat, masih ada pilihan yang lebih sehat untuk membuat rasa kopi lebih creamy. Anda dapat menambahkan susu full cream atau krim sungguhan. Anda dapat pula menggunakan santan kental matang bila ingin kopi terasa lebih gurih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.