Kompas.com - 28/02/2017, 20:19 WIB
Ilustrasi Thinkstock.comIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com — Obat-obatan untuk pasien penyakit langka masih sulit didapatkan di Indonesia. Obat harus diimpor dari luar negeri. Meski demikian, proses untuk mendapatkan obat dari luar negeri, hingga sampai di tangan pasien, tidak mudah.

Dr dr Damayanti R Sjarif, SpA(K), dari bagian Nutrisi dan Penyakit Metabolik Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM, mengatakan, obat dari luar negeri untuk penyakit langka tak bisa cepat didapatkan karena tertahan regulasi di bea cukai.

Padahal, obat tersebut terkadang dibutuhkan mendadak untuk menyelamatkan nyawa anak dengan penyakit langka.

"Pasien sudah gawat, obatnya enggak ada di Indonesia. Pakai sistem normal bisa satu bulan atau pasien pesan sendiri melalui online, seperti Amazon. Namun, begitu masuk ke Indonesia, ditahan di bea cukai, enggak bisa masuk. Banyak sekali persyaratannya, sementara saya harus nunggu dari jam ke jam," kata Damayanti dalam acara peringatan Hari Penyakit Langka Sedunia di RSCM Kiara, Selasa (28/2/2017).

Damayanti menceritakan, ada pasien yang nyawanya tidak tertolong karena menunggu obat dari luar negeri. Pasien itu adalah bayi Kenes yang tiba-tiba masuk UGD pada usia 5 hari.

Setelah sampel darah dikirim ke luar negeri, Kenes didiagnosis mengidap penyakit langka bernama isovaleric acidemia.

Ia tidak memiliki enzim yang dibutuhkan untuk membantu metabolisme suatu zat dari ASI. Saat itu, kesadaran Kenes sudah menurun, dan keringatnya mengeluarkan bau yang khas.

Satu-satunya cara untuk menyelamatkan Kenes adalah dengan memberikan susu khusus yang belum ada di Indonesia.

"Susu itu enggak bisa diberikan kepada anak normal. Khusus dibuat untuk penyakit tersebut. Jadi, harus resep dokter. Susu itu sifatnya sebagai obat, tetapi di Indonesia, semua susu dianggap makanan," ujar Damayanti.

Damayanti pun segera mengirim surat ke sebuah perusahaan yang memproduksi susu tersebut. Sampai akhirnya, susu tersebut cepat dikirim ke Indonesia.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.