Kompas.com - Diperbarui 23/10/2021, 08:29 WIB
Ilustrasi demam berdarah, nyamuk aedes aegypti. Ilustrasi demam berdarah, nyamuk aedes aegypti.

KOMPAS.com - Demam berdarah dengue (DBD) kerap kali menjadi penyakit musiman yang terjadi di Indonesia.

Penyakit ini biasanya perlu diwaspadai ketika Indonesia memasuki musim penghujan.

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Penyebab DBD tidak lain adalah virus dengue yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina.

Namun, tidak semua orang yang terserang virus ini akan mengalami infeksi. Hal ini berkaitan dengan daya tahan tubuh.

Seseorang yang memiliki daya tahan tubuh kuat cenderung mampu mempertahankan diri dari serangan virus dengue.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir dari Buku Demam Berdarah Perawatan di Rumah & Rumah Sakit plus Menu karya Dr. Hindra I. Satari, Sp.A (K) dan Mila Meiliasari (2008), menyatakan virus dengue yang sudah masuk ke dalam tubuh tidak selalu dapat menimbulkan infeksi.

"Jika daya tahan tubuh cukup kuat maka dengan sendirinya virus tersebut dapat dilawan oleh tubuh," jelas penulis dikutip Kompas.com (10/12/2019).

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari penyakit mematikan ini.

Baca juga: Musim Hujan Segera Tiba, Kenali Gejala DBD pada Anak

Berikut ini tips yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh:

1. Konsumsi sayuran

Konsumsi sayuran hijau diyakini dapat mendukung sistem kekebalan tubuh.

Dilansir dari Kompas.com (26/03/2018), menurut sebuah eksperimen yang dilakukan pada tikus, makan sayuran criciferous, seperti brokoli, kembang kol, dan kol dapat membantu mengirimkan sinyal kimia ke tubuh yang meningkatkan protein pada permukaaan sel yang diperlukan untuk membuat kerja sistem kekebalan tubuh optimal.

Tikus sehat yang tidak makan sayuran hijau diketahui mengalami penurunan protein permukaan sel 70-80 persen.

Namun, ada pilihan juga untuk mengonsumsi sayuran berwarna oranye yang mengandung vitamin A.

Vitamin A diketahui bermanfaat untuk menguatkan fungsi penglihatan. Selain itu, vitamin ini dapat juga menjaga kesehatan kulit, gusi, gigi, dan yang terpenting adalah meningkatkan sistem imunitas untuk melawan virus.

Sayuran dengan vitamin A antara lain ubi manis, labu, belewah, dan aprikot kering.

2. Konsumsi buah

Beberapa buah diketahui mengandung vitamin C dan zat anti oksidan yang dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh.

Sebut saja lemon. Salah satu senyawa baik yang terkandung dalam lemon adalah bio-flavonoid yang terkenal dengan kemampuannya melawan radikal bebas penyebab kanker.

Ada juga apel. Melansir dari Kompas.com (21/6/2018), sebuah penelitian pada 2015 menemukan, orang yang makan satu buah apel setiap hari menggunakan lebih sedikit obat.

Apel juga kaya serat sehingga membantu mengurangi peradangan umum selama infeksi.

Baca juga: Bukan Cuma Bikin Gatal, Gigitan Nyamuk Bisa Pengaruhi Kekebalan Tubuh

3. Konsumsi makanan bervitamin D

Konsumsi vitamin D diketahui bermanfaat untuk membantu pertumbuhan tulang, menjaga kesehatan jantung, dan menjaga sistem kekebalan tubuh.

Sejumlah makanan yang mengandung vitamin D, antara lain jamur, ikan salmon, kuning telur ikan tuna, dan hati sapi.

Vitamin D juga dapat dijumpai dalam wujud suplemen yang tersedia di apotek-apotek. Tapi sebelum mengonsumsi suplemen ini, sioapa saja dianjurkan untuk konsultasi dulu dengan dokter.

4. Olahraga teratur

Olahraga cukup diperlukan bukan hanya akan mempercepat proses metabolisme, tapi juga mendongkrak sistem imunitas.

Melansir dari Kompas.com (29/04/2009), bila memungkinkan, seseorang dianjurkan melakukan latihan selama 45 menit dengan intensitas 4 sampai 5 kali dalam sepekan.

Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

5. Istirahat cukup

Tidur cukup menjadi salah satu kunci terwujudnya kekebalan tubuh yang kuat.

Orang yang tidur minimal delapan jam setiap malam selama dua pekan terbukti lebih kebal dari serangan virus dan kuman bakteri.

Sementara orang yang tidur kurang dari enam jam setiap malam akan empat kali lebih mudah mengalami flu karena virus dibandingkan dengan orang yang tidur tujuh jam atau lebih.

Hal itu disebabkan selama tidur tubuh melepaskan sitokin, sejenis protein yang membantu tubuh melawan infeksi dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

6. Jaga kebersihan

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan menjadi salah satu cara untuk tetap sehat.

Melansir dari website Kementerian Kesehatan (Kemenkes) www.p2p.kemkes.go.id, disebutkan pemberantasan sarang nyamuk menjadi cara paling efektif untuk pencegahan demam berdarah dengue (DBD).

Selain itu, perlu ditambah membudayakan perilaku hidup bersih dan sebisa mungkin menghindari gigitan nyamuk, seperti tidur dengan memasang kelambu, menggunakan lision antinyamuk, dan menanam tanaman pengusir nyamuk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Patah

Penis Patah

Penyakit
8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Health
Emfisema

Emfisema

Penyakit
3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

Health
OCD

OCD

Penyakit
Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Health
Barotrauma Telinga

Barotrauma Telinga

Penyakit
Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Health
Flu Babi

Flu Babi

Penyakit
Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Penyakit
5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Perianal

Abses Perianal

Penyakit
6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

Health
Hipertiroidisme

Hipertiroidisme

Penyakit
14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.