Kompas.com - 10/12/2019, 20:00 WIB

Makanan padat kandungan gizinya tidak sebanding dengan ASI atau susu formula. 

Saat diberikan lebih awal, makanan padat berpotensi mengurangi nutrisi dan menambah kalori lebih tinggi pada tubuh bayi. Sehingga bayi berpotensi mengalami obesitas. 

Ketika belum genap enam bulan, saluran pencernaan bayi belum cukup berkembang. Termasuk belum mampu menelan makanan padat sehingga bayi rawan tersedak. 

Risiko lain memberikan makanan padat pada bayi sebelum enam bulan adalah timbulnya reaksi alergi.

Alasan-alasan tersebut membuat pemberian makanan padat, seperti pisang, tidak disarankan pada bayi di bawah usia 6 bulan. Lalu, bagaimana sebenarnya tahapan memberikan makanan padat pada bayi?

Tahapan memberikan makanan padat pada bayi

Setelah kebutuhan gizi bayi meningkat sesuai fase tumbuh kembangnya saat menginjak usia enam bulan, bayi baru diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI).

Tujuannya untuk mengenal rasa.

Memberikan makanan padat pada bayi juga perlu perkenalan. Bisa dimulai dengan memberikan makanan yang sangat lembut, tidak asam, tidak terlalu manis, tidak terlalu banyak serat, dan dicampur ASI atau susu formula yang biasa dikonsumsi bayi.

Merangkum dari imbauan UNICEF, bayi yang berusia 6 hingga 8 bulan dapat diberi makanan apa pun kecuali madu. Madu baru boleh diberikan pada bayi yang telah menginjak umur 1 tahun atau lebih.

Dengan kata lain, makanan jenis apa pun termasuk daging sudah bisa diberikan pada bayi berumur mulai dari 6 bulan. Hanya saja, perbedaannya terlihat pada tekstur makanan yang diberikan seiring bertambah usia bayi tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.