Kompas.com - 13/12/2019, 16:30 WIB

- Ghrelin

Hormoon ini memicu rasa lapar an diporudksi di dalam perut untuk membantu mengatur nafsu makan. Namun, hormon ini akan melonjak tajam ketika kita kurang tidur.

- Peptida YY

Hormon ini diproduksi di usus untuk memberi sinyal rasa kenyang. Tapi, hormon ini akan mengalami penurunan ketika kita kurang tidur.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Dr Hyman mengatakan, tubuh tidak dapat membakar kalori ekstra jika kita terus-menerus makan. Akibatnya, kalori brlebih itu akan disimpan sebagai lemak yang membuat berat badan bertambah.

Untuk mengatasinya, Dr Hyman merekomendasikan hal-hal berikut ini:

1. Jangan lewatkan sarapan

Usai bangun tidur, kadar gula dalam darah biasanya rendah. Hal ini bisa memicu hormon rasa lapar.

Jika kita melewatkan sarapan, ini hanya akan membuat kita kelaparan dan cenderung memilih menu makanan yang tak sehat di jam makan berikutnya.

Melewatkan sarapan juga membuat kita kurang mendapatkan nutrisi dan kalori yang dibutuhkan oleh tubuh.

Baca juga: Alasan Masyarakat Indonesia Sangat Doyan Ngemil

2. Konsumsi protein

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.