Punya Gejala Mirip, Ini Beda Sakit Kepala Akibat Migrain dan Sinusitis

Kompas.com - 15/12/2019, 12:33 WIB
Ilustrasi sakit kepala shutterstockIlustrasi sakit kepala

Sakit kepala karena penyakit sinusitis sering kali berlangsung hingga beberapa hari.

Ini lebih lama daripada sakit kepala migrain yang kerap berlangsung hanya sehari atau dua hari.

Kelompok berisiko

Sakit kepala sinusitis dapat dialami oleh siapa pun. Tetapi, sakit ini lebih rentan dialami oleh mereka dengan kondisi sebagai berikut:

  • Memiliki riwayat migrain atau sakit kepala sebelumnya
  • Memiliki riwayat keluarga dengan migrain atau sakit kepala
  • Perubahan hormon yang berhubungan dengan sakit kepala

Pencegahan

Mungkin terdengar klise, tapi seseorang perlu melakukan perubahan gaya hidup sehat untuk membantu mengurangi tingkat keparahan sakit kepala akibat sinusitis.

Berikut ini sejumlah tips yang bisa dilakukan untuk menghindari sakit kepala:

1. Hindari pemicu

Seseorang dianjurkan untuk menghindari makanan atau benda tertentu yang telah memicu sakit kepala di masa lalu.

Baca juga: Sering Migrain? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Dokter mungkin akan juga menyarankan seseorang untuk mengurangi asupan kafein, alkohol dan menghindari tembakau.

Secara umum, sakit kepala sinusitis ini bisa dicegah dengan melakukan rutinitas pola tidur teratur dan makan teratur.

Tak ketinggalan, cobalah untuk kendalikan stres.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X