Kompas.com - 18/12/2019, 20:33 WIB
Ilustrasi pasien ShutterstockIlustrasi pasien

KOMPAS.com - Menjalani sebuah rumah tangga atau hubungan asmara tak melulu hanya bermodalkan cinta.

Perlu ada komunikasi, kesabaran dan dukungan yang timbal balik antara dua pihak, terutama ketika pasangan kita mengalami sakit kronis.

Empati dan kesabaran juga aspek penting dalam sebuah hubungan. Dua hal tersebut juga menjadi hal penting ketika pasangan kita mengalami sakit kronis.

Ya, mereka yang mengalami sakit kronis biasanya tak lagi bersemangat dalam menjalani kehidupannya. Bahkan, terkadang mereka menjadi tertutup dan menjauh dari pasangannya.

Ahli kesehatan jiwa Dr Dharmawan SPKJ mengatakan, penyakit kronis memang turut mempengaruhi kodisi psikologis penderitanya.

Mereka yang telah divonis mengalami sakit kronis biasanya turut mengalami depresi.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Pasangan Alami Depresi Akibat Sakit Kronis, Apa yang Harus Dilakukan?
Perlu ada komunikasi, kesabaran dan dukungan yang timbal balik antara dua pihak, terutama ketika pasangan kita mengalami sakit kronis.
Bagikan artikel ini melalui

Baca juga: Awas Ibu Hamil Juga Bisa Depresi, Kenali Risiko dan Cara Perawatannya

Hal itu membuat pasien tak lagi bersemangat, mengisolasi diri bahkan menjauh dari pasangan.

"Depresi yang dia alami biasanya dipicu oleh rasa bersalah karena berpikir kodisi yang dialaminya membuat pasangan repot," ucap dr Dharmawan.

Pentingnya komunikasi antar-pasangan

Psikolog klinis Rosalind Kalb juga mengatakan, komunikasi sangat penting untuk memberi semangat kepada pasangan.

"Kurangnya komunikasi justru akan membuat pasangan kita merasa terisolasi dan mengurangi keintiman dalam hubungan," ucap Kalb.

Menemukan cara untuk berkomunikasi secara terbuka, kata Kalb, adalah langkah pertama menuju penyelesaian masalah yang efektif dan semakin memperat hubungan.

Kalb juga menyarankan kita untuk tak segan melakukan konseling atau meminta bantuan kepada terapis demi menghindari depresi klinis yang kerap terjadi pada pasien dengan penyakit kronis.

"Kesedihan adalah respons normal terhadap penyakit kronis. Tetapi depresi klinis bisa dicegah," ucapnya.

Pasien kronis juga perlu pendampingan psikiater

Hal senada juga diucapkan oleh Dharmawan. Menurutnya, pasien penyakit kronis juga perlu penangan psikiater.

"Tim medis seharusnya berkolaborasi dengan ahli jiwa untuk menagani aspek emosional pasien," tambahnya.

 

Dharmawan juga menekankan pentingnya tim pekerja sosial medis yang bisa memberikan sosialisasi bagaimana merawat orang dengan penyakit kronis.

"Idealnya, dalam penanganan kesehatan, pasien tidak bisa dipulangkan begitu saja. Semua tim medis harus memberikan edukasi terlebih dahulu," tambahnya.

Adanya edukasi tersebut, menurut Dharmawan, akan sangat membantu keluarga pasien atau caregiver untuk memahami dampak fisik dan emosional penyakit kronis yang dialami oleh pasien sehingga bisa melakukan penanganan yang tepat.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Pusar Sakit
Pusar Sakit
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Penyakit
Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.