Kompas.com - 21/12/2019, 21:00 WIB
Ilustrasi pria shutterstockIlustrasi pria

KOMPAS.com - Tak bisa dipungkiri, kualitas hubungan seksual juga berpengaruh pada keharmonisan rumah tangga.

Sayangnya, ada banyak faktor yang membuat aktivitas seksual terganggu, salah satunya adalah delay ejaculation atau ejakulasi tertunda.

Menurut laporan Medical News Today, sekitar satu hingga empat persen pria mengalami delay ejaculation.

Ejakulasi tertunda merupakan kondisi di mana seorang pria sulit atau tidak mampu untuk mencapai orgasme. Hal ini bisa disebabkan karena masalah fisik dan psikologis.

Baca juga: Mari Kenali Gangguan Seksual Bernama Ejakulasi Tertunda

Penyebab fisik dari ejakulasi tertunda meliputi hal-hal berikut:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Waspada "Ejakulasi Tertunda", Bisa Kurangi Kualitas Bercinta
Ada banyak faktor yang membuat aktivitas seksual terganggu, salah satunya adalah "delay ejaculation" atau ejakulasi tertunda.
Bagikan artikel ini melalui
  • Efek samping obat: Ejakulasi tertunda dapat menjadi efek samping dari antidepresan, terutama serotonin reuptake inhibitor (SSRI), obat anti-kecemasan, obat tekanan darah, obat penghilang rasa sakit, dan obat-obatan lainnya.
  • Alkohol atau penggunaan obat-obatan adiktif tertentu.
  • Kerusakan saraf, termasuk stroke, cedera tulang belakang, operasi, multiple sclerosis, dan diabetes yang parah, dapat menyebabkan fungsi ejakulasi abnormal.
  • Bertambahnya usia juga dapat menurunkan sensitivitas penis terhadap rangsangan seksual.

Sementara itu, penyebab psikologis ejakulasi tertunda bisa berupa:

  • depresi, kecemasan atau kondisi kesehatan mental lainnya
  • masalah hubungan karena stres, komunikasi yang buruk atau masalah lainnya
  • kecemasan mengenai kinerja di kamar tidur
  • pencitraan tubuh yang buruk
  • tabu budaya atau agama
  • perbedaan antara realitas seks dengan pasangan dan fantasi seksual.

Gejala ejakulasi tertunda

Pria yang menderita ejakulasi tertunda biasanya membutuhkan rangsangan seksual selama 30 menit atau lebih untuk mencapai orgasme dan berejakulasi.

Bahkan, mereka bisa saja tidak mengalami ejakulasi atau anejakulasi. 

Namun, tidak ada waktu spesifik untuk menentukan apakah seorang pria mengalami ejakulasi tertunda.

Sebaliknya, pria kemungkinan mengalami ejakulasi tertunda jika hal itu menyebabkan dia kesusahan atau frustrasi, atau ia harus menghentikan aktivitas seksual karena kelelahan, iritasi fisik, kehilangan ereksi, atau karena permintaan dari pasangannya.

Berdasarkan gejalanya, ejakulasi tertunda juga terdiri dari dua jenis, yakni :

1. Seumur hidup dan diperoleh

Ejakulasi tertunda seumur hidup terjadi mulai dari waktu seorang pria mencapai kematangan seksual.

Sementara itu, ejakulasi tertunda yang diperoleh terjadi setelah periode fungsi seksual yang normal.

Baca juga: Pahamilah, 7 Alasan Penting Mengapa Pria Harus Ejakulasi

2. General dan situasional

Ejakulasi tertunda yang general tidak terbatas pada pasangan seks tertentu atau jenis rangsangan tertentu. Ejakulasi tertunda situasional terjadi hanya dalam keadaan tertentu.

Penggolongan tersebut sangat membantu untuk mendiagnosis penyebab dasar dan menentukan apa yang mungkin menjadi pengobatan yang paling efektif. Jika merasa khawatir akan gejala tertentu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Pengobatan

Pengobatan untuk ejakulasi tertunda tergantung pada penyebabnya. Namun, pengobatan bisa dilakukan dengan penggunaan obat-obatan tertentu atau psikoterapi.

Obat-obatan yang terkadang digunakan untuk mengobati ejakulasi tertunda meliputi:

  • Amantadine (Parkinson)
  • Buspirone (anti-kecemasan)
  • Cyproheptadine (alergi)

Pengobatan psikoterapi dilakukan untuk membantu mengatasi masalah kesehatan mental yang menyebabkan ejakulasi tertunda, seperti depresi atau kecemasan.

Psikoterapi juga digunakan untuk menangani masalah psikologis yang secara langsung memengaruhi kemampuan untuk berejakulasi.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Mata Gatal
Mata Gatal
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.