Kompas.com - 12/01/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi bau mulut TharakornIlustrasi bau mulut

Pasalnya, bakteri-bakteri penyebab bau mulut bisa terus hidup dan memperbanyak diri di dalam gigi gerowong.

Saat mencerna makanan, bakteri dalam gigi berlubang memproduksi zat sisa yang menimbulkan masalah ini.

2. Karang gigi

Titis menjelaskan sisa makanan yang menempel di sela maupun permukaan gigi akan berubah menjadi plak atau lapisan tipis lengket penuh dengan bakteri.

Maka dari itu, jika Anda tidak mau atau mampu menjaga kebersihan gigi, plak ini dapat menyebabkan bau mulut.

Baca juga: Pakai Behel Bukan Hanya untuk Gaya-gayaan, Begini Penjelasan Medisnya

Plak juga bisa mengeras berubah menjadi karang gigi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masalanya, lama-kelamaan, kata dia, karang gig ini dapat mengiritasi gusi dan menyebabkan peradangan dan infeksi yang juga bisa menyebabkan bau mulut.

3. Asam lambung

Titis menerangkan bau tak sedap pada mulut bisa disebabkan juga oleh asam lambung yang naik sebagai gejala dari penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD).

GERD diketahui adalah kondisi ketika asam lambung naik sampai kerongkongan dan mengiritasi lapisan tenggorokan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X