Kompas.com - 19/01/2020, 16:00 WIB
ilustrasi ilustrasi

KOMPAS.com - Bintik-bintik di bagian bawah mata tentu turut mengganggu penampilan. Kabar buruknya lagi, bintik-bintik tersebut biasanya lebih sulit dihilangkan daripada jerawat di wajah pada umumnya.

Bukan sekedar jerawat biasanya, bintik-bintik di bawah area mata biasanya adalah kista kecil menyerupai benjilan di bawah kulit yang disebut dengan milia.

Kista tersebut terbentuk ketika serpihan kulit atau keratin terperangkap di bawah kulit.

Milia paling sering muncul di wajah, tepatnya di sekitar kelopak mata dan pipi. Karena lokasinya di sekitar wajah, milia kerap dianggap sebagai pengganggu penampilan dan membuat orang kehilangan kepercayaan diri.

Tak heran, banyak orang melakukan berbagai cara untuk bisa melenyapkan bintik di sekitar mata tersebut.

Baca juga: Bebas Ribet, Berikut 5 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat secara Alami

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, bagaimana cara terbaik menghilangkannya?

Meski butuh waktu lama, milia sebenarnya bisa menghilang dengan sendirinya.

Namun, jika telah mengganggu rasa percaya diri, kita bisa meminta bantuan ahli dermatologi untuk melakukan teknik pengobatan berikut:

  • Cryotherapy: metode ini menggunakan dengan nitrogen cair untuk menghilangkan milia.
  • Deroofing: dilakukan untuk mengambil isi kista dengan menggunakan jarum steril.
  • Retinoid topikal: pengobatan ini dilakukan dengan pemberian krim yang mengandung vitamin A untuk membantu pengelupasan kulit.
  • Chemical peeling: metode ini dilakukan dengan bahan kimiawi agar lapisan kulit pertama mengelupas dan mendorong pertumbuhan kulit baru.
  • Ablasi laser: metode ini dilakukan dengan laser kecil pada area yang diselimuti milia untuk menghilangkan kista.
  • Diathermy: dilakukan dengan memanfaatkan energi panas ekstrem untuk menghancurkan kista.
  • Kuretase: dilakukan dengan mengerok kista dan diauterisasi dengan pembedahan.

Cara alami

Selain cara-cara tersebut, ada beberapa teknik alami dan murah untuk menghilangkan milia. Melansir Hello Sehat, berikut teknik tersebut:

1. Rutin membersihkan wajah

Membersihkan wajah adalah rutinitas yang wajib dilakukan agar kulit tetap bersih. Pastikan untuk mencuci muka dengan sabun atau pembersih wajah tanpa kandungan paraben setiap hari.

Produk pembersih yang mengandung asam salisilat, asam sitrat, dan asam glikolat juga dapat membantu menarik kotoran yang terjebak di pori-pori.

Hasilnya, bintik putih kecil di kulit menjadi mengecil dan akhirnya lebih cepat hilang.

Baca juga: Bisa Berdampak Negatif pada Mental, Bagaimana Cara Aman Atasi Jerawat?

2. Melakukan eksfoliasi wajah

Eksfoliasi adalah teknik perawatan kulit dengan mengangkat sel-sel kulit mati dan membantu kulit bebas dari iritan yang menyebabkan milia.

Kita bisa melakukan eksofiliasi di rumah dengan bahan-bahan sederhana, seperti scrub gula atau campuran gula merah dengan minyak zaitun.

Teknik ini bisa diterapkan hanya pada area wajah yang terdapat milia atau bisa juga seluruh permukaan wajah.

3. Menyemprotkan air mawar

Air yang mengandung minyak mawar bisa menjadi zat antiradang bila dioleskan ke kulit.

Untuk menggunakannya, semprotkan air mawar pada kulit sebanyak dua atau tiga kali sehari untuk menghilangkan milia di wajah dan kulit.

Cara tersebut hanya bisa dilakukan untuk remaja dan orang dewasa. Selain itu, hindari menusut atau mengorek milia untuk menghindari risiko infeksi dan munculnya jaringan parut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.