Kompas.com - 26/01/2020, 10:30 WIB
Ilustrasi kulit terkelupas shutterstockIlustrasi kulit terkelupas

KOMPAS.com - 26 Januari 2020 diperingati sebagai Hari Kusta Internasional. Peringatan ini selalu jatuh di hari Minggu terakhir di bulan Januari untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia terhadap penyakit yang kerap terbaikan, yaitu kusta.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ada sekitar 180 ribu orang di dunia yang terinfeksi kusta.

Kulit adalah jaringan utama yang diserang oleh penyakit ini. Sama dengan penyakit kulit lainnya, kusta juga menular dan mengakibatkan pembengkakan atau perubahan pada kulit.

Baca juga: Tidak Harus Meninggalkan Cacat, Kusta Bisa Sembuh Total asal...

Gejala-gejala pada kusta yang mirip dengan beberapa jenis penyakit kulit lainnya kerap membuat penanganannya terhambat.

Padahal, deteksi dini bisa mempercepat penyembuhan dan menghindari komplikasi lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melansir dari berbagai sumber, berikut fakta penyakit kusta yang membedakannya dengan penyakit kulit lainnya:

1. Menyerang sistem saraf perifer

Jika kebanyakan penyakit kulit disebabkan karena gangguan pada sistem imun, kusta disebabkan oleh bakteri yang menyerang sistem saraf perifer.

Oleh karena itu, kusta menyebabkan rasa kebas pada area kulit yang terinfeksi, lemah otot hingga kelumpuhan, terutama pada tangan dan kaki.

Kusta bahkan menyebabkan kebutaan saat infeksi menyerag saraf fasial pada wajah.

2. Menyebabkan kelemahan otot

Sangat jarang penyakit kulit yang bisa menyebabkan kelemahan pada otot.

Melansir Hello Sehat, ada dua penyakit kulit yang bisa membuat otot melemah, yakni kusta dan dermatomiosis.

Namun, lemah otot pada dermatomiosis bukan gejala pertama yang muncul. Sementara itu, lemah otot pada kusta kerap muncul bersamaan dengan borok pada kulit dan kerusakan parah.

Oleh sebab itu, penyakit ini harus segera mendapatkan pengobatan karena bisa mengakibatkan kecacatan pada penderitanya.

3. Muncul gejala mati rasa

Munculnya bercak putih juga bisa menjadi gejala penyakit kusta. Tanda-tanda ini serpa dengan panu.

Akibatnya, banyak penderita kusta yang terlambat ditangani. Padahal, penanganan yang terlambat pada kusta bisa menyebabkan komplikasi fatal.

Namun, bercak putih pada panu sering sekali terasa gatal saat terkena keringat, sedangkan kusta tidak akan terasa atau mati rasa.

Baca juga: Bisa Dicegah dan Obatnya Gratis, Kok Kusta Masih Ada di Indonesia?

Penderita kusta juga tidak bisa merasakan perubahan suhu sehingga kehilangan sensasi sentuhan dan rasa sakit pada kulit.

4. Penyebaran gejala memerlukan waktu lama

Melansir SehatQ, gejala dan tanda penyakit kusta baru akan muncul setelah 3 hingga 5 tahun setelah tubuh berkontak dengan bakteri penyebabnya.

Pada beberapa orang, gejala bahkan baru muncul setelah 20 tahun.

Oleh karena itu, sulit untuk mendeteksi waktu dan tempat terjadinya penularan infeksi penyakit kusta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.