Mimisan: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Kompas.com - 29/01/2020, 09:04 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com -  Mimisan atau epistaksis adalah keluarnya darah dari jaringan yang melapisi hidung.

Pada kebanyakan kasus, perdarahan paling sering terjadi hanya pada satu lubang hidung.

Gejala mimisan

Mimisan termasuk situasi yang sangat umum terjadi. Sebagian besar kasusnya terjadi karena iritasi ringan.

Baca juga: Batuk: Gejala, Jenis, Penyebab, Faktor Risiko, dan Cara Mengobati

Hidung diketahui terdiri dari banyak pembuluh darah kecil yang mudah berdarah.

Kebanyakan mimisan terjadi di bagian depan septum hidung. Itu adalah potongan jaringan yang memisahkan kedua sisi hidung.

Jenis mimisan ini termasuk bisa dengan mudah dihentikan.

Mimisan dapat terjadi juga di bagian lain, yakni lebih dalam di hidung seperti pada sinus atau pangkal tengkorak.

Kasus mimisan ini tergolong lebih jarang dan mungkin lebih sulit dikendalikan meski tak mengancam keselamatan jiwa.

Penyebab mimisan

Melansir Medline Plus, mimisan dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:

  1. Iritasi karena alergi, pilek, bersin atau masalah sinus
  2. Udara sangat dingin atau kering
  3. Meniup hidung dengan sangat keras, atau mengorek hidung
  4. Luka pada hidung, termasuk hidung yang patah atau adanya benda yang tersangkut di hidung
  5. Sinus atau operasi hipofisis (transsfenoidal)
  6. Septum menyimpang
  7. Iritasi kimia termasuk obat-obatan yang disemprotkan atau didengus
  8. Terlalu sering menggunakan semprotan hidung dekongestan
  9. Perawatan oksigen melalui kanula hidung

Sementara, mimisan berulang dapat menjadi gejala penyakit lain seperti:

  • Tekanan darah tinggi
  • Gangguan perdarahan
  • Tumor pada hidung atau sinus

Ketika sedang mimisan, Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi pengencer darah, seperti warfarin (Coumadin), clopidogrel (Plavix), atau aspirin, karena malah dapat menyebabkan atau memperburuk mimisan.

Baca juga: Angina: Gejala, Jenis, Penyebab, dan Cara Mengobati

Cara mengobati mimisan

Berikut beberapa langkah mengobati atau menghentikan mimisan yang patut Anda coba:

  1. Duduk dan pencet lembut bagian hidung dengan menggunakan bagian tanggan di antara ibu jari dan jari telunjuk sehingga lubang hidung tertutup
  2. Tutuplah hidung selama 10 menit penuh
  3. Condongkan tubuh ke depan untuk menghindari terhirupnya darah
  4. Semenara bernapaslah melalui mulut
  5. Tunggu setidaknya 10 menit sebelum memeriksa apakah perdarahan telah berhenti. Pastikan untuk memberikan waktu yang cukup agar pendarahan berhenti
  6. Mungkin kompres air dingin atau es di hidung bisa membantu meredakan mimisan
  7. Jangan sumpel bagian dalam hidung dengan kain kasa
  8. Berbaring dengan mimisan tidak dianjurkan
  9. Selain itu, Anda disarankan untuk menghindari mengendus atau meniup hidung dengan keras hingga beberapa jam setelah mimisan
  10. Jika perdarahan berlanjut, semprotan dekongestan hidung (Afrin, Neo-Synephrine). Obat itu kadang-kadang dapat digunakan untuk menutup pembuluh kecil dan mengendalikan perdarahan

Cara mencegah mimisan

Berikut ini dua tindakan yang bisa Anda coba untuk mencegah terjadinya gejala sering mimisan, yaitu:

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X