Kompas.com - 01/02/2020, 07:34 WIB

KOMPAS.com - Demam berdarah dengue atau DBD kerap menyerang saat-saat musim hujan seperti akhir-akhir ini.

Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue. Virus penyebar demam berdarah tersebut memiliki empat jenis serotipe yaitu, DEN-1, DEN-2. DEN-3 dan DEN-4.

Melansir laman Dinas Kesehatan kota Surabaya, virus dengue tipe 3 atau DEN-3 paling sering menyebabkan wabah demam berdarah di Indonesia.

Baca juga: Kapan Masa Kritis Demam Berdarah (DBD)?

Virus tersebut menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina yang terinfeksi virus.

Melansir laman SehatQ, hanya nyamuk Aedes aegypti betina saja yang menyebarkan virus dengue karena memerlukan darah untuk produksi sel telur.

Sementara itu, nyamuk jantan hanya memerlukan glukosa untuk hidup. Akan tetapi, tidak semua nyamuk Aedes aegypti betina memiliki virus dalam tubuhnya.

Virus baru bisa berkembang biak di dalam tubuh nyamuk ketika menggigit manusia yang terinfeksi virus tertentu.

Berapa lama reaksi tubuh pasca gigitan nyamuk?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus tersebut menginfeksi bagian usus nyamuk yang kemudian menyebar ke kelenjar ludah selama 8 hingga 12 hari.

Dalam jangka waktu tersebut, virus dengue bisa menular ke manusia lewat gigitan. Saat nyamuk menggigit manusia, ludah nyamuk yang telah mengandung virus dengue tersebut memasuki plasma darah.

Orang yang terinfeksi virus dengue belum tentu mengalami demam berdarah. Pada tahap awal, orang tersebut biasanya hanya mengalami demam dengue dengan tanda-tanda seperti berikut:

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Urtikaria
Urtikaria
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Health
11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

Health
Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.