Kompas.com - 04/02/2020, 15:01 WIB
ilustrasi demam Shutterstockilustrasi demam

KOMPAS.com - Terminologi demam berdarah dengue (DBD) berasal dari definisi yang dibuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan merupakan terjemahan dari Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) sebagai salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. 

berdasarkan panduan WHO, gejala DBD yang dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa cenderung sama.

Mereka yang terjangkit DBD biasanya akan menunjukkan keadaan, sebagai berikut:

  • Demam selama 2 – 7 hari
  • Suhu tubuh cenderung tinggi, berkisar 39 – 40 derajat celsius
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri atau ngilu sendi
  • Sakit kepala
  • Kadang muncul ruam kemerahan di kulit

Selain itu ada beberapa hal lain yang bisa menjadi tanda atau gejala demam berdarah.

Berikut ini sejumlah fakta penting mengenai demam berdarah:

1. Batuk pilek bisa menjadi gejala DBD

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam Buku Berteman dengan Demam (2017) karya dr. Arifianto, Sp.A dan dr. Nurul I. Hariadi, FAAP, dijelaskan bahwa batuk atau pilek bisa saja didapatkan pada DBD, tetapi memang kasusnya jarang.

Baca juga: Dapatkah Gejala Demam Berdarah (DBD) Disertai Batuk Pilek?

 

Seseorang dengan DBD lebih mungkin mengalami gejala batuk dan pilek karena juga terinfeksi virus influenza.

Dengan demikian, ketimbang batuk-pilek, demam bisa lebih dicurigai sebagai gejala adanya infeksi virus dengue.

2. Jangan hanya lihat nilai trombosit, tapi juga leukosit dan hematokrit

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X