12 Tips Bepergian Aman di Tengah Pandemi Virus Corona

Kompas.com - 31/03/2020, 08:01 WIB
Ilustrasi virus corona, penularan virus corona di transportasi umum ShutterstockIlustrasi virus corona, penularan virus corona di transportasi umum

KOMPAS.com – Peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 yang terus meningkat membuat banyak pihak menganjurkan masyarakat untuk menerapkan physical distancing.

Physical distancing merupakan istilah yang ditawarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mendorong siapa saja agar tetap tinggal di rumah guna mencegah penyebaran virus corona, tanpa memutus kontak dengan orang lain secara sosial.

Tetapi, karena berbagai hal, seperti alasan pekerjaan atau urusan keluarga, ada sebagian orang akhirnya terpaksa harus keluar rumah.

Baca juga: Ciri-ciri Stres Menghadapi Wabah Virus Corona

Bagi Anda yang akan bepergian di tengah pandemi virus corona seperti sekarang ini, ada baiknya menerapkan sejumlah rekomendasi dari WHO.

Berikut ini beberapa tips atau rekomendasi "Tetap Sehat Saat Bepergian" yang dimuat WHO di laman who.int:

  1. Lebih baik Anda jangan bepergian dulu jika demam dan batuk-batuk
  2. Jika demam, batuk, dan susah bernapas, segera minta pertolongan medis dan informasikan riwayat perjalanan Anda kepada petugas
  3. Hindari kontak jarak dekat dengan orang yang sedang demam dan batuk
  4. Rajin mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun atau cairan antiseptic berbahan dasar alkohol
  5. Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut
  6. Saat batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung menggunakan lengan yang ditekuk atau tisu. Setelah itu, segera buang tisu bekas dan cuci tangan Anda.
  7. Jika Anda memilih menggunakan masker, pastikan untuk menutup mulut dan hidung. Saat masker sudah dikenakan, jangan pernah Anda menyentuhnya. Segera buang masker sekali pakai tersebut setelah digunakan dan cuci tangan setelah melepas masker.
  8. Jika jatuh sakit saat bepergian, informasikan kondisi Anda kepeada kru perjalanan dan segera minta pertolongan medis
  9. Jika minta pertolongan medis, informasikan riwajat perjalanan Anda kepada petugas. Berikan infomasi mengenai hal itu dan gejala yang dialami dengan sebenar-benarnya
  10. Hanya mengonsumsi makanan yang matang
  11. Jangan meludah di tempat umum
  12. Hindari kontak jarak dekat dan jangan bepergian dengan hewan yang sakit

Sebelumnya, Dokter Spesialis Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta, dr. Jatu Aphridasari, Sp.P (K), FISR, menjelaskan virus corona jenis baru ini bisa menginfeksi orang melalui droplet atau partikel kecil dari mulut (air liur) penderita yang mengandung mikoorganisme penyebab penyakit.

Baca juga: 6 Kelompok Orang yang Paling Rentan Tertular Virus Corona

Oleh karena itu, siapa saja sekarang disarankan untuk jaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter.

Menurut dia, penularan virus corona yang berasal dari Wuhan, China tersebut patut diwaspadai karena bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga orang lanjut usia (lansia).

"Kontak dengan orang yang baru datang dari negara atau daerah yang terjangkit jelas bisa juga meningkatkan risiko seseorang terkena virus ini," jelas Jatu saat diwawancara Kompas.com.

 


Sumber WHO
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X