Kompas.com - 03/05/2020, 07:15 WIB
Ilustrasi cemas dan takut KatarzynaBialasiewiczIlustrasi cemas dan takut

4. Gangguan stres pasca-trauma (PTSD)

Kecemasan antisipatori merupakan salah satu gejala dari PTSD. Biasanya, penderita PTSD mengalami ketakutan atau kecemasan berlebihan akan terulangnya peristiwa traumatis yang pernah dialaminya.

Pemicu trauma bisa meningkatkan kecemasan antisipatori penderita. Tak jarang, penderita PTSD juga terjebak dengan pemikiran atau bayangan akan peristiwa traumatis yang dialaminya sehingga sulit memikirkan hal lain.

Cara mengatasi

Kecemasan antispatori bisa menyebabkan banyak dampak negatif dalam kehidupan dan membuat kita terjebak dalam kegelisahan.

Itu sebabnya, kita harus mengambil tindakan untuk memutus siklus tersebut. Berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi kecemasan antisipatori:

- Menjaga kesehatan fisik

Tubuh dan pikiran saling berakaitan. Untuk itu, kita harus memperhatikan pola tidur, asupan makanan, serta rutin melakukan aktivitas fisik untuk mengelola gejala kecemasan, termasuk kecemasan antisipatorik.

Mereka yang mengalami kecemasan biasanya juga mengalami penurunan nafsu makan. Namun, melewatkan makan justru membuat kita merasa lebih buruk.

Selain itu, kecemasan juga bisa membuat kita sulit tidur. Padahal, sulit tidur akan membuat kecemasan yang kita rasakan semakin tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mengatasinya, kurangi asupan kafein dan lakukan relaksasi untuk meningkatkan kualitas tidur.

Selain itu, hindari berolahraga menjelang waktu tidur karena juga bisa mempengaruhi kualitas tidur kita.

Baca juga: 10 Kemungkinan Sering Kencing Bisa Jadi Gejala Penyakit Apa Saja

- Lakukan self talk

Self talk atau berbicara dengan diri sendiri juga bisa membantu mengatasi kecemasan. Hal yang wajar jika kita merasa cemas akan hal-hal yang akan terjadi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.