Kompas.com - 03/05/2020, 10:01 WIB
Jangan asal memilih menu makanan untuk sahur atau berbuka. Perhatikan komposisi gizinya. Makanan anak harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. SHUTTERSTOCKJangan asal memilih menu makanan untuk sahur atau berbuka. Perhatikan komposisi gizinya. Makanan anak harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

KOMPAS.com – Banyak orangtua mungkin sempat bertanya-tanya mengenai pada usia berapa anak sebaiknya mulai dilatih untuk berpuasa.

Pemilihan waktu yang tepat ini kiranya penting agar anak-anak bisa lancar ketika memang harus menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Menurut ilmu kesehata anak, sebenarnya tidak ada patokan baku kapan waktu yang tepat bagi anak untuk berpuasa.

Baca juga: Waspadai Efek Buruk Minum Teh Saat Buka Puasa dan Sahur

Namun, dalam Buku Sukses Melatih Anak Berpuasa (2017) oleh Ummu Qhania, Pakar Psikologi, Dra. Adriani Purbo, M.Psi.MBA, berpendapat usia 3 tahun adalah usia yang tepat untuk mengenalkan anak akan suasana di bulan Ramadhan.

Pada usia tersebut, si kecil memang belum mengerti arti puasa sehingga para orangtua dapat menyampaikan pesan puasa dengan cara mengenalkan suasananya terlebih dahulu, seperti adanya sahur, buka puasa, dan salat tarawih.

Psikolog Adriani juga menjelaskan bahwa sesuai dengan tahapan perkembanganya, anak usia balita baru mampu menerima hal-hal yang bisa dirasakannya secara nyata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Itupun dengan catatan khusus, saat bangun sahur tiba misalnya, orangtua tidak memaksa si kecil untuk bangun. Biarkanlah proses itu berjalan alami.

Tunggu anak sudah bisa bersosialisasi

Pandangan yang lain menyebutkan bahwa latihan berpuasa sebenarnya dapat dilaksanakan saat sang anak sudah dapat bersosialisasi dan membedakan mana yang boleh dan mana yang tidak.

Pandangan tersebut merupakan pendapar dari Dr. dr. Dedi Soebardja, Sp.A (K), salah seorang staf pengajar di bagian Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjajaran Bandung kala itu.

Pendapat tersebut senada dengan apa yang disampaikan oleh Dr. Eva J. Soelaeman, Sp.A. Dokter Spesialis Anak RSAB Harapan Kita tersebut menilai, sejak usia 4 tahun, anak boleh saja diajarkan untuk mulai berpuasa.

Baca juga: 4 Efek Buruk Tidur setelah Santap Sahur

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
Impotensi

Impotensi

Penyakit
5 Obat Prostat dan Fungsinya

5 Obat Prostat dan Fungsinya

Health
Meningitis

Meningitis

Penyakit
6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Serangan Jantung Saat Tidur yang Perlu Diwaspadai

Health
Acrophobia

Acrophobia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.