Kompas.com - 07/05/2020, 12:27 WIB
Ilustrasi tidur siang menggunakan hammock petrenkodIlustrasi tidur siang menggunakan hammock

Sebuah penelitian menemukan bahwa risiko penyakit jantung menurun pada orang yang tidur siang.

Penelitian yang dilakukan

Berdasarkan penelitian observasional yang diterbitkan Jurnal BMJ Heart pada Desember 2019, tidur siang siang 1-2 kali dalam seminggu saja dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Baca juga: Tidur Siang Memengaruhi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Baiknya?

Aktivitas itu dapat mengurangi risiko kejadian kardiovaskular, seperti serangan jantung, stroke, dan gagal jantung.

Nadine Häusler, Ph.D., dari departemen kedokteran internal Lausanne University Hospital, di Swiss adalah peneliti utama studi tersebut.

Seperti yang dijelaskan oleh Häusler dan tim di dalam hasil penelitan mereka, bahwa ada banyak kontroversi seputar hubungan antara tidur siang dan kesehatan jantung.

Beberapa penelitian sebelumnya telah menemukan risiko penyakit jantung koroner yang lebih rendah karena siang hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara penelitian yang lain telah menemukan risiko lebih tinggi terhadap kejadian jantung atau kematian kardiovaskular di antara mereka yang secara teratur tidur siang di siang hari.

Untuk membantu menyelesaikan kontroversi, Häusler dan tim berangkat untuk meneliti hubungan antara tidur siang dan kejadian kardiovaskular yang fatal dan tidak fatal terhadap 3.462 orang dewasa di Swiss.

Mempelajari tidur siang dan kejadian kardiovaskular

University of Californiadan rekan memiliki akses ke data medis dari peserta dalam studi kohort CoLaus.

Para peserta berusia antara 35 dan 75 tahun ketika mereka mendaftar dalam studi CoLaus dan tidak memiliki riwayat masalah kardiovaskular pada awal, yaitu pada tahun 2003-2006.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

Health
Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
Iskemia

Iskemia

Penyakit
3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

Health
Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.