Kompas.com - 14/05/2020, 04:02 WIB
Ilustrasi sakit perut shutterstockIlustrasi sakit perut

KOMPAS.com – Penyakit maag atau dispepsia adalah penyakit berupa rasa nyeri dan panas pada lambung.

Penyakit ini juga bisa menggambarkan adanya masalah pada usus dua belas jari yang juga menimbulkan rasa nyeri dan panas di dalam perut.

Seperti diketahui, dinding bagian dalam saluran pencernaan manusia dilapisi selapis selaput lendir.

Dalam lapisan itu terdapat bermacam-macam sel dengan fungsi yang berbeda-beda. Satu di antaranya memproduksi asam lambung.

Baca juga: Sakit Maag? Atasi dengan 5 Bahan Rumahan Berikut...

Dengan asam lambung ini, makanan dicerna, lalu diserap masuk ke dalam tubuh.

Jika dihitung, kepekatan asam lambung di dalam perut sebenarnya dapat melarutkan bahan plastik.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Apa yang Menyebabkan Penyakit Maag?
Penyebab penyakit maag bisa bermacam-macam. Berikut ini penjelasan mengenai penyebab umum penyakit lambung tersebut.
Bagikan artikel ini melalui

Tapi, lapisan lambung manusia yang selembut beledu tetap saja bisa utuh, meski setiap saat dibanjiri asam lambung yang diproduksi tanpa henti.

Kondisi ini dimungkinkan bisa terjadi karena adanya beberapa mekanisme pelindung sehingga lapisan beledu dalam lambung dan sekitarnya tidak terluka atau erosif.

Mekanisme pelindung ini dibandung oleh zat lendir (mucus) dan lapisan pelindung khusus yang senantiasa ada.

Dengan demikian, pada orang normal, lambung juga usus dua jari tidak rusak akibat asam lambung.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X