Kompas.com - 20/05/2020, 10:00 WIB

Gejala ini terjadi karena disebabkan oleh adanya gangguan sistem keseimbangan di otak kecil.

Pusing berputar pada stroke dapat disertai dengan gejala mual dan muntah. Tapi, hal itu tidak mesti dialami oleh setiap penderita stroke.

Artinya, pusing berputar pada penyakit ini bisa juga tanpa disertai dengan mual dan muntah.

Selain itu, pusing berputar pada stroke juga bisa disertai oleh gejala lain, misalnya bicara pelo dan gangguan koordinasi.

Baca juga: Kenali Kesemutan yang Bisa Jadi Tanda Stroke

Untuk memastikan pusing berputar yang dialami termasuk gejala stroke atau bukan, siapa saja memang dianjurkan berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Hal ini penting mengingat tidak semua pusing berputar adalah gejala stroke. Ada banyak hal lain yang bisa menyebabkan vertigo.

 

Begitu juga dengan nyeri kepala. Keluhan ini bisa muncul sewaktu-waktu karena berbagai faktor.

Namun, datangnya nyeri kepala ini patut juga diwaspadai karena bisa menjadi gejala stroke.

Pada lebih dari 95 persen kasus, nyeri kepala memang bersifat primer dan dihubungkan dengan ketegangan otot atau migren.

Tapi, pada 5 persen kasus, nyeri kepala disebabkan oleh sakit sekunder, termasuk di antaranya stroke.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.