3 Cara Mengurangi Nafsu Makan yang Berlebihan

Kompas.com - 25/05/2020, 12:12 WIB
Ilustrasi makan berlebihan shutterstockIlustrasi makan berlebihan

KOMPAS.com - Nafsu makan berlebihan umumnya terjadi saat musim liburan.

Akan tetapi, beberapa orang juga susah mengendalikan keinginan ngemil dan makan di luar musim liburan.

Melansir Medical News Today, ngemil atau makan berlebihan sesekali memang tidak membahayakan kesehatan.

Namun, jika kondisi ini tidak dikendalikan dan menjadi kebiasaan, dampaknya bisa cukup serius.

Orang dengan nafsu makan berlebihan rentan mengidap penyakit diabetes tipe 2, penyakit jantung dan pembuluh darah, obesitas, dan sindrom metabolik.

Baca juga: 4 Tips Cegah Makan Menu Lebaran Berlebihan

Melansir laman resmi Harvard T.H. Chan, penyebab nafsu makan berlebihan ditunjang kondisi lingkungan yang berlimpah makanan.

Tak sulit menemukan makanan di sekitar kita. Ditambah, iklan makanan terus bermunculan dan kemasan makanan dibuat memikat untuk menarik minat pembeli.

Selain itu, banyak makanan dan minuman yang disajikan tinggi garam, gula, dan lemak untuk meningkatkan selera makan.

Tak pelak, kita jadi sering makan saat tidak lapar, atau makan melebihi kebutuhan energi harian.

Terlepas dari berbagai penyebab nafsu makan berlebihan, keinginan untuk terus ngemil dan makan ini dapat merusak sinyal kenyang di tubuh.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Kebiasaan Ngemil Tak Sehat

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X