Biduran: Penyebab dan Cara Mengatasi

Kompas.com - 14/06/2020, 21:03 WIB
ilustrasi gatal shutterstockilustrasi gatal

KOMPAS.com - Urtikaria atau penyakit biduran adalah gatal-gatal berupa bentol atau ruam pada kulit karena alergen.

Melansir Web MD, reaksi alergi dari paparan alergen bisa terjadi saat tubuh melepaskan protein histamin.

Saat histamin keluar, pembuluh darah kapiler ikut mengeluarkan cairan. Penumpukan cairan di kulit ini menyebabkan ruam atau bentol-bentol.

Satu dari lima orang pernah mengalami biduran sepanjang hidupnya. Penyakit karena alergi ini tidak menular.

Baca juga: Cantengan: Gejala, Penyebab, Cara Menyembuhkan

Penyebab biduran

Melansir Medical News Today, alergi biduran bisa terjadi karena berbagai sebab.

Umumnya, biduran disebabkan alergi makanan tertentu, sengatan serangga, paparan sinar matahari, udara dingin, sampai efek samping obat.

Secara spesifik, penyebab biduran bisa dibedakan berdasarkan jenisnya, yakni:

Biduran ini berlangsung kurang dari enam minggu. Penyebabnya bisa karena alergi kacang-kacangan, cokelat, ikan, tomat, telur, susu, obat, dan infeksi.

Baca juga: Payudara Gatal Bisa Jadi Tanda Penyakit Apa?

  • Biduran kronis

Biduran ini terjadi lebih dari enam minggu. Penyebabnya karena gangguan tiroid, hepatitis, infeksi, sampai kanker. Alergi ini bisa memengaruhi organ dalam seperti paru, otot, dan saluran pernapasan.

  • Biduran fisik

Biduran ini disebabkan stimulasi fisik pada kulit misalkan panas, dingin, getaran, tekanan, keringat, dll. Reaksi alergi ini bisa muncul selang satu jam dari paparan alergen.

Baca juga: Gatal Akibat Tungau: Gejala dan Cara Mengatasi

Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X