Cantengan: Gejala, Penyebab, Cara Menyembuhkan

Kompas.com - 11/02/2020, 15:03 WIB
ilustrasi cantengan shutterstock/Sathitilustrasi cantengan

KOMPAS.com - Cantengan adalah penyakit akibat infeksi bakteri atau jamur yang berkembang di sekitar kuku tangan dan kaki.

Melansir Healthline, kaki cantengan atau cantengan di kuku tangan dapat muncul dalam hitungan hari sampai minggu, tergantung penyebabnya.

Infeksi yang ringan bisa diatasi dengan mudah. Namun, saat dibiarkan sampai kronis, cantengan bisa parah dan sampai membuat kuku terlepas dari jari yang terinfeksi.

Baca juga: Awas Berbagi Handuk Saat Liburan Bisa Picu Kurap Hingga Infeksi Paru

Gejala cantengan

Infeksi saat cantengan baik ringan maupun berat ditandai beberapa gejala.

Melansir Medical News Today, beberapa gejala atau ciri-ciri cantengan antara lain:

  • Kulit kemerahan dan bengkak di sekitar kuku yang teriritasi
  • Timbul gumpalan nanah di sekitar kuku yang teriritasi
  • Kuku berubah bentuk, warna, dan tekstur
  • Kuku terlepas dari jari yang terinfeksi

Baca juga: Sedang Tidak Fit? Hati-hati Jilatan Anjing Bisa Bikin Infeksi

Penyebab cantengan

Beberapa bakteri yang jamak menjadi biang cantengan adalah Candida, Staphylococcus, dan Enterococcus.

Infeksi terjadi saat kulit di sekitar kuku bermasalah, dan memungkinkan kuman menyerang.

Biasanya, beberapa hal yang membuat kulit sekitar kuku bermasalah. Antara lain:

  • Kebiasaan menggigit kuku atau kulit sekitar kuku
  • Memotong kuku terlalu pendek
  • Manikur atau pedikur yang tidak steril
  • Kondisi tangan atau kaki terlalu lembab
  • Kebiasaan mengemut jari
  • Kuku yang tumbuh ke dalam

Baca juga: Awas, Kamar Mandi Bisa Jadi Sarang Bakteri Jika Jarang Dibersihkan

Selain penyebab di atas, risiko cantengan meningkat bagi beberapa kalangan. Di antaranya:

  • Perempuan
  • Penderita diabetes
  • Orang yang telapak tangan dan kakinya sering basah
  • Penderita dermatitis
  • Orang dengan sistem daya tahan tubuh lemah

Cara menyembuhkan cantengan

Cantengan bisa diatasi dengan berbagai cara, tergantung tingkat keparahan, mulai dari ringan sampai kronis.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

5 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

Health
7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

7 Obat Glaukoma dan Efek Sampingnya

Health
14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

14 Gejala Tonsilitis yang Perlu Diwaspadai

Health
8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

8 Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung

Health
Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Apakah Pisang Baik untuk Penderita Diabetes?

Health
6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

6 Penyakit Tiroid dan Cara Mengatasinya

Health
14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

14 Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

Health
8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

8 Penyebab Haid Tidak Teratur pada Remaja dan Kapan Perlu Waspada

Health
5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

5 Cara Mengatasi Asam Urat pada Kaki

Health
8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

8 Obat Asam Urat dan Efek Sampingnya

Health
Apa itu Operasi Lasik Mata?

Apa itu Operasi Lasik Mata?

Health
13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

13 Gejala Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Health
7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

7 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Penyakit Celiac yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X