Kabar Bahagia, 6 Makanan Ini Bantu Redakan Anxiety

Kompas.com - 03/07/2020, 07:31 WIB
Ilustrasi makanan bergizi seimbang ShutterstockIlustrasi makanan bergizi seimbang

KOMPAS.com - Kecemasan berlebihan atau anxiety menjadi masalah umum yang dialami banyak orang.

Hal ini bisa membuat kita mengalami kegelisahan terus-menerus dan mengalami penurunan fungsi otak.

Itu sebabnya, diperlukan bantuan profesional untuk mengatasi hal ini. Selain itu, ada beberapa cara khusus yang bisa kita lakukan untuk mengurangi gejala kecemasan seperti olahraga hingga melakukan teknik pernapasan.

Makanan yang kita konsumsi juga bisa membantun menurunkan tingkat keparahan gejala anxiety yang dialami.

Baca juga: Mengapa Stres Membuat Nafsu Makan Meningkat?

Melansir healthline, berikut makanan yang membantu meredakan gejala kecemasan:

1. Salmon

Salmon mengandung nutrisi yang meningkatkan kesehatan otak, seperti vitamin D dan asam lemak omega-3 asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA) .

EPA dan DHA dapat membantu mengatur neurotransmitter dopamin dan serotonin, yang dapat memiliki sifat menenangkan dan merilekskan.

Selain itu, penelitian menunjukkan asam lemak ini dapat mengurangi peradangan dan mencegah disfungsi sel otak yang mengarah pada perkembangan gangguan mental seperti kecemasan.

Mengkonsumsi EPA dan DHA dalam jumlah yang cukup juga dapat meningkatkan kemampuan otak untuk beradaptasi terhadap perubahan.

Nutrisi tersebut juga membantu kita menangani stresor pemicu gejala kecemasan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X