Kompas.com - 27/07/2020, 21:01 WIB
Ilustrasi vagina BarabasaIlustrasi vagina

Ilustrasi vaginaBarabasa Ilustrasi vagina

KOMPAS.com – Vulvodynia adalah kondisi yang merujuk pada ketidaknyamanan kronis pada vulva, bagian organ seks eksternal wanita yang memiliki peran melindungi bagian dalam vagina.

Vulva terdiri dari beberapa struktur utama, yaitu labia mayora, labia minora, klitoris, kelenjar Batholin, dan juga bulu pubis atau rambut kemaluan.

Melansir Cleveland Clinic, nyeri vulva dapat terjadi karena sejumlah alasan, tapi vulvodynia dan vestibulodynia secara khusus terkait dengan hipersensitivitas ujung saraf di kulit.

Baca juga: Waspada Kutil Kelamin (1): Gejalanya Kerap Tak Disadari

Sekitar 16 persen wanita diperkirakan mengalami rasa sakit atau nyeri menyengat di daerah vulva pada suatu waktu dalam hidup mereka.

Gejala vulvodynia

Melansir Mayo Clinic, rasa sakit seperti terbakar yang terkait dengan vulvodynia dapat membuat wanita sangat tidak nyaman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Vulvodynia membuat penderitanya tak mampu duduk lama dan bahkan berhubungan intim.

Nyeri kronis di area seputar bukaan vagina ini dapat terjadi pada wanita hanya satu kali selama hidup.

Namun, bagi sebagian wanita, nyeri akibat vulvodynia dapat berlangsung berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Gejala vulvodynia utamanya adalah rasa sakit di area genital wanita, yang dapat ditandai sebagai:

  • Rasa terbakar
  • Rasa sakit
  • Pedas
  • Hubungan seks yang menyakitkan (dispareunia)
  • Denyutan
  • Gatal

Rasa sakit yang dialami bisa jadi konstan atau sesekali. Kondisi ini mungkin terjadi hanya ketika area sensitif disentuh atau “diprovokasi”.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Otot
Nyeri Otot
PENYAKIT
Nyeri Mata
Nyeri Mata
PENYAKIT
Nyeri Kronis
Nyeri Kronis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
Kram Mesntruasi

Kram Mesntruasi

Penyakit
10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Sindrom Tourette

Sindrom Tourette

Penyakit
6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

Health
Babesiosis

Babesiosis

Penyakit
6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

Health
Regurgitasi Trikuspid

Regurgitasi Trikuspid

Penyakit
Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Health
Anemia Aplastik

Anemia Aplastik

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.