Kompas.com - 31/07/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi stres dan gangguan kecemasan tuaindeedIlustrasi stres dan gangguan kecemasan

Menurut Albers situasi pandemi ini telah mengubah semua aspek kehidupan, dan melawan perubahan hanya akan menambah tekanan.

Itu sebabnya, kita harus mencoba berdamai dengan gejolak emosi yang ada sehingga mempermudah langkah kita untuk mengatasi tantangan yang akan terjadi.

Terapkan mindfulness

Tidak ada yang tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Kabar baiknya, kita masih bisa melakukan berbagai cara untuk menjaga kesehatan mental kita, salah satunya dengan menerapkan praktik mindfulness.

Mindfulness merupakan saah satu cara merawat diri yang telah dibuktikan banyak orang dan riset ilmiah.

Pasalnya, mindfulness akan membantu kita untuk tetap fokus dan tenang dalam menghadapi situasi apa pun yang terjadi.

"Melakukan mindfulness dan berusaha mengendalikan masa kini adalah hal penting karena kita tidak bisa lagi mengontrol masa depan," katanya.

Itu sebabnya, sangat penting bagi kita untuk teta fokus pada apa yang terjadi di masa kini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita perlu melakukan yang terbaik untuk tetap hidup, menikmati kehidupan setiap harinya dan menemukan hal-hal yang membuat bahagia setiap hari,” tambah Albers.

Baca juga: Apakah Penyakit Hepatitis Menular?

Berbagai tips hadapi gejolak emosi

Selain cara yang telah disebutkan di atas, Albers juga memiliki cara lain untuk mengatasi stres atau gejolak emosi selama menghadapi situasi pandemi.

Berikut berbagai cara hadapi gejolak emosi dan stres selama pandemi:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Abses Hati
Abses Hati
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Health
Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.