Kompas.com - 04/08/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi wedang secang Shutterstock.com / Ariyani TedjoIlustrasi wedang secang

Lebih jauh, bakteri Staphylococcus aereus dapat pula menimbulkan sepsis dan penyakit osteomyelitis.

Sepsis terjadi ketika infeksi akibat Staphylococcus aereus telah menyebar melalui pembuluh darah, sehingga bisa mengenai berbagai organ tubuh.

Sedangkan osteomyelitis adalah infeksi pada tulang. Infeksi ini dapat disebabkan oleh penyebaran bakteri Staphylococcus aereus yang mulanya menginfeksi kulit otot, atau tendon, lalu menyebar ke tulang.

Baca juga: Bagaimana Baiknya Konsumsi Kunyit dan Temulawak Saat Pandemi Covid-19?

2. Meredakan radang tenggorokan

Ekstrak serutan kayu secang dianggap dapat mengatasi radang tenggorokan karena telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri Strepcococus alpha.

Bakteri Strepcococus alpha dapat hidup pada kulit dan tenggorokan manusia.

Ketika bakteri ini menyebabkan infeksi, penularannya dapat terjadi melalui kontak langsung, baik dengan sentuhan kulit, lendir, maupun luka.

Kondisi radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Strepcococus alpha bisanya ditandai dengan gejala berupa:

  • Demam
  • Sulit menelan
  • Tenggorokan kemerahan dengan bercak putih atau abu-abu
  • Kehilangan selera makan
  • Mual
  • Lemas
  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Baca juga: 7 Penyebab Sakit Tenggorokan dan Cara Mengatasinya

3. Mengatasi demam scarlet

Secang bisa bermanfaat untuk mengatasi demam scarlet karena dapat menghambat pertumbuhan bakteri Strepcococus alpha.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X