Kompas.com - 04/08/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi serutan kayu secang sebagai bahan utama wedang secang. SHUTTERSTOCK/MACRO STUDIO LAIlustrasi serutan kayu secang sebagai bahan utama wedang secang.

Setelah bersih, serutan kayu secang ini dapat dikemas dan siap disimpan atau langsung digunakan.

Kayu secang dapat dipanen setelah tanaman berumur 1-2 tahun.

Baca juga: 8 Jenis Tanaman untuk Pelancar ASI yang Mudah Ditemui

Manfaat kayu secang untuk kesehatan

Sejak zaman dahulu, kira-kira abad ke-17, kayu secang dilaporkan sudah menjadi komoditas rempah-rempah yang populer dan banyak dicari.

Kayu secang digunakan oleh masyarakat pada waktu itu sebagai zat pewarna alami dan obat tradisional, seperti menambah stamina, menghangatkan badan, mencegah masuk angin, memberi rasa nyaman pada perut, mengatasi nyeri sendi, diare, hingga radang mata.

Berjalannya waktu, studi mengenai manfaat kayu secang kian banyak.

Melansir Majalah Warta HortusMed Edisi 1 tahun 2017, berikut ini adalah sejumlah manfaat secang untuk kesehatan berdasarkan penelitian:

1. Mengatasi infeksi kulit

Ekstrak serutan kayu secang dianggap dapat mengatasi infeksi kulit karena telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan beberapa bakteri, termasuk bakteri Staphylococcus aereus penyebab masalah kesehatan tersebut.

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Kulit Kering secara Alami

Infeksi bakteri Staphylococcus aereus pada kulit bisa menyebabkan masalah seperti bisul, selulitis, hingga Staphylococcus scalded skin syundrome (SSSS).

Tanda infeksi bakteri ini pada kulit biasanya berupa muncul kemerahan, bengkak, nyeri, termasuk nanah.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X