Kompas.com - 07/08/2020, 16:04 WIB
Ilustrasi ASI Shutterstock.comIlustrasi ASI

KOMPAS.com - Bisa memberikan air susu ibu (ASI) berkualitas bagi sang buah hati adalah dambaan para ibu menyusui.

Sejumlah ibu menyusui pun berupaya untuk memberikan ASI setiap saat, baik menyusui langsung maupun dengan ASI perah.

Untuk memberikan asupan terbaik bagi bayi, para ibu menyusui perlu mengetahui ASI yang diberikan dalam kondisi baik, terutama ASI perah yang dipompa dan disimpan.

Jangan sampai, para orangtua memberikan ASI basi pada buah hatinya karena bisa membuat si kecil sakit.

Baca juga: Warna ASI: Perubahan dan Artinya

Memahami ketahanan ASI

Melansir MomLovesBest, ASI paling ideal diberikan secara langsung dengan cara ibu menyusui bayinya.

Pasalnya, kondisi ASI tersebut masih segar, nutrisi dan antibodinya masih terjaga, serta minim risiko tercemar kuman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian, ibu menyusui juga bisa memberikan susu dari ASI pompa atau ASI perah.

Agar tetap aman dikonsumsi bayi, ASI perah memiliki masa ketahanan berbeda-beda, tergantung metode sampai wadah penyimpanannya.

Baca juga: ASI Perah Bisa Bertahan Berapa Jam di Suhu Ruang?

Berikut ketahanan ASI perah menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS:

  • ASI perah bisa tahan empat jam di suhu ruangan
  • ASI perah bisa tahan tiga hari di kulkas (suhu empat derajat Celsius)
  • ASI perah bisa tahan tiga sampai enam bulan di freezer (suhu minus 18 derajat Celsius)

Di luar masa ketahanannya tersebut, ASI perah atau ASI pompa sudah tidak ideal dikonsumsi bayi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X