Kompas.com - 07/08/2020, 08:03 WIB
ilustrasi ibu menyusui bayi. SHUTTERSTOCKilustrasi ibu menyusui bayi.

KOMPAS.com - Menyusui bukan hanya kegiatan yang menguntungkan bagi bayi, melainkan juga ibu. Ya, menyusui diketahui mempunyai manfaat besar bagi ibu dan bayi.

Selain meningkatkan ikatan antara ibu dan anak, aktivitas ini juga telah dibuktikan dapat menurunkan risiko kanker payudara bagi sang ibu.

Namun, tak hanya risiko kanker payudara yang menurun, penelitian membuktikan bahwa kegiatan ibu dan anak ini juga menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Baca juga: Benarkah Menyusui dapat Melindungi Wanita dari Kanker Payudara?

Salah satu penelitian terbaru mengenai hal ini dipublikasikan dalam jurnal Science Translational Medicine pada April 2020.

Merangkum dari Verywell Health, para peneliti menemukan bahwa menyusui dapat memicu perubahan metabolisme tubuh yang dapat membantu melindungi dari risiko diabetes tipe 2.

Sebelumnya, penelitian dengan hasil serupa juga dipublikasikan dalam Journal of American Medical Association (JAMA) Internal Medicine pada 2018.

Studi tersebut dilakukan selama 3 dekade dengan merekrut lebih dari 1.200 perempuan kulit putih dan dari etnis Afrika-Amerika.

"Kami menemukan hubungan yang sangat kuat antara durasi menyusui dengan penurunan risiko diabetes, bahkan setelah memperhitungkan semuan faktor risiko," ungkap Erica Gunderson, penulis utama penelitian ini, dikutip dari AFP.

Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita yang menyusui selama 6 bulan atau lebih mengalami penurunan risiko diabetes tipe 2 sebesar 47 persen jika dibandingkan dengan wanita yang tidak menyusui sama sekali.

Sedangkan bagi wanita yang menyusui selama 6 bulan atau kurang, penurunan diabetes yang tercatat adalah 25 persen.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Mengobati Kanker Usus, Terapi Obat sampai Operasi

6 Cara Mengobati Kanker Usus, Terapi Obat sampai Operasi

Health
Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.