Kompas.com - 10/08/2020, 13:33 WIB
Ilustrasi kanker paru SHUTTERSTOCKIlustrasi kanker paru

KOMPAS.com - Kanker adalah penyakit yang sangat ditakuti. Ada banyak jenis kanker yang mungkin terjadi, salah satunya adalah kanker paru.

Kanker paru sendiri menempati posisi nomor satu di dunia sebagai pembunuh yang tak bisa dicegah.

Hal ini karena menurut American Cancer Society, beberapa penderita kanker paru tidak memiliki sebab yang jelas.

Baca juga: Kanker Paru-paru: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Itulah mengapa cara pencegahan kanker paru juga sulit dilakukan.

Meski begitu, bukan berarti kita tidak bisa menghindari penyakit mematikan ini. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menurunkan risiko kanker paru.

Setidaknya ada lima cara untuk menunrunkan risiko kanker paru.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru
Kanker paru merupakan jenis kanker yang paling mematikan di dunia. Begini cara turunkan risiko terserang penyakit ini.
Bagikan artikel ini melalui

1. Jauhi rokok

Baik perokok aktif maupun pasif memiliki risiko besar untuk mengidap kanker paru.

Dilansir dari laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), 80 hingga 90 persen kasus kematian akibat kanker paru di Amerika Serikat disebabkan oleh rokok.

Untuk itu, lebih baik menjauhi rokok. Lebih baik juga jika Anda menjadikan rumah bebas asap rokok.

2. Rumah bebas radon

Radon adalah salah satu zat yang menjadi penyebab penting kanker paru. Zat ini termasuk dalam gas mulia yang beradioaktif.

Radon sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Biasanya gas ini ditemukan di rumah atau bangunan yang dibangun di atas tanah atau batu dengan karakteristik radioaktif tinggi.

Baca juga: Bagaimana Asap Rokok Bisa Picu Kanker Paru-Paru?

Radon sendiri menjadi penyebab utama kanker paru pada non-perokok. Selain radon, Anda juga perlu menghindari paparan bahan kimia penyebab kanker.

Bila Anda bekerja di area yang menggunakan bahan kimia tertentu, ada baiknya selalu menggunakan masker.

3. Pola makan sehat

Pola makan sehat dengan buah dan sayur tinggi serat juga dapat membantu menurunkan risiko kanker paru.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa pola makan ini dapat melindungi baik perokok maupun non-perokok dari kanker paru.

Meski begitu, efek paling baik terjadi pada orang yang tidak merokok. Untuk itu, gaya hidup sehat juga perlu diterapkan demi menghindari kanker mematikan ini.

4. Olahraga teratur

Selain pola makan sehat, untuk menurunkan risiko kanker paru, olahraga juga tak kalah penting. Kebiasaan sehat ini juga baik untuk mencegah jenis kanker lain serta penyakit jantung dan diabetes.

Merangkum dari Mayo Clinic, olahraga hampir setiap hari dalam seminggu memiliki hasil yang baik. Jika sulit, Anda bisa mulai dari olahraga secara teratur.

5. Perhatikan suplemen yang dikonsumsi

Sering kali kita beranggapan bahwa konsumsi suplemen akan meningkatkan kondisi tubuh. Sayangnya, tak selamanya anggapan ini benar.

Baca juga: Kanker Paru-Paru Mengintai Siapa Saja, Begini Cara Mencegahnya

Pasalnya beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen beta-karoten, nutrisi yang berkaitan dengan vitamin A, justru meningkatkan risiko kanker paru pada orang yang merokok.

Selain itu, bagi para perokok, belum ada bukti nyata bahwa konsumsi vitamin dosis tinggi belum berhasil mengurangi risiko kanker paru.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.