Kompas.com - 22/08/2020, 21:04 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Disfungsi erekfi atau impotensi merupakan ketidakmampuan pria dalam mempertahankan ereksi.

Biasanya, gangguan fungsi seksual ini disebabkan oleh faktor fisik seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Gaya hidup yang buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan juga bisa memicu impotensi.

Baca juga: 5 Hal yang Bisa Memicu Impotensi, Pria Harus Waspada

Selain itu, impotensi juga bisa disebabkan oleh adanya gangguan psikologis seperti berikut:

1. Kecemasan

Masalah psikologis memiliki efek fisik yang nyata. Kecemasan dapat menyebabkan peningkatan detak jantung, masalah tekanan darah, dan kelelahan ekstrim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seiring waktu, hal ini dapat mempengaruhi fungsi seksual pria, termasuk memicu impotensi.

2. Stres

Berbagai problematika kehidupan kerap memicu stres, yang bisa memicu berbagai fungsi tubuh kita.

Bahkan, stres juga bisa memengaruhi kemampuan pria untuk mencapai dan mempertahankan kinerja seksual.

3. Depresi

Depresi sering kali disebabkan oleh ketidakseimbangan kimiawi di otak. Kondisi ini juga dapat mempengaruhi gairah dan fungsi seksual.

Kabar baiknya, banyak pria bisa kembali mendapatkan kembali gairah dan fungsi seksualya setelah mendapatkan penanganan depresi yang tepat.

Baca juga: Mengapa Merokok Bisa Sebabkan Impotensi?

4. Masalah hubungan

Permasalahan dengan pasangan seperti komunikasi yang buruk dan pertengkaran bisa mempengaruhi hasrat dan fungsi seksual pria.

Jika kita sulit menyelesaikan masalah dengan pasangan, kita bisa mencai bantuan konselor atau terapis pasangan.

Cara mengatasi

Konsumsi obat khusus biasanya tidak memberi manfaat signifikan dalam mengatasi impotensi.

Namun, obat-obatan dapat membantu jika gangguan psikologis disebabkan oleh ketidakseimbangan bahan kimia dalam otak.

Baca juga: Gejala dan Cara Mengetahui Disfungsi Ereksi

Misalnya, impotensi yang terjadi karena depresi bisa diatasi dengan penggunaan antidepresan.

Biasanya, impotensi karena masalah psikologis bisa diatasi dengan terapi atau bantuan dari ahli kesehatan mental.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.