Mengapa Merokok Bisa Sebabkan Impotensi?

Kompas.com - 19/08/2020, 21:00 WIB
Ilustrasi ereksi AntonioGuillemIlustrasi ereksi

KOMPAS.com - Disfungsi ereksi atau impotensi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya kebiasaan merokok.

Hal ini tidak mengherankan karena merokok dapat merusak pembuluh darah arteri yang bisa memicu terhambatnya suplai darah ke area penis.

Terhambatnya aliran darah ke area penis inilah yang turut memicu impotensi.

Baca juga: Penyebab Infeksi Saluran Kemih pada Wanita

Mengenali disfungsi ereksi atau impotensi

Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual. 

Untuk mencapai ereksi, saraf harus merespon sinyal gairah seksual dari otak agar arteri di area penis harus membesar dan terisi dengan darah.

Saat seorang pria terangsang secara seksual, otot-otot di penis mengendur. Hal ini memungkinkan peningkatan aliran darah melalui arteri penis sehingga penis menegang.

Ereksi berakhir ketika otot berkontraksi dan darah yang terkumpul dapat mengalir keluar melalui pembuluh darah penis.

Meski sistem saraf bekerja dengan baik, ereksi bisa saja terhambat jika pembuluh darah atau arteri mengalami kerusakan. Kondisi inilah yang disebut dengan impotensi atau disfungsi ereksi.

Baca juga: Tak Hanya Menyenangkan, Seks Juga Punya 5 Manfaat Kesehatan Berikut

Efek rokok pada pembuluh darah

Sudah bukan rahasia lagi merokok bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Pasalnya, bahan kimia dalam asap rokok bisa merusak lapisan pembuluh darah yang mempengaruhi cara kerja dan fungsinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Healthline
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X