Mitos atau Fakta, Jus Jambu Bantu Obati DBD?

Kompas.com - 08/09/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi jambu biji Yamtono_SardiIlustrasi jambu biji

KOMPAS.com - Perawatan demam berdarah dengue ( DBD) selalu identik dengan jus jambu biji. Hal ini tidak lain karena jus jambu dianggap bisa mengatasi demam berdarah.

Namun, apakah anggapan tersebut memang benar atau hanya sekadar mitos?

Sebuah penelitian oleh para peneliti Malaysia yang dipublikasikan dalam Journal of Natural Medicine tahun 2013 menegaskan keampuhan buah jambu dalam mengatasi DBD.

Baca juga: 4 Manfaat Buah Jambu Biji untuk Kesehatan, Bisa Jaga Daya Tahan Tubuh

Penelitian tersebut menemukan bahwa buah dengan nama ilmiah Psidium guajava itu memiliki khasiat penyembuhan dalam kasus DBD.

Khasiat yang dimaksud adalah meningkatkan kadar trombosit yang menurun.

Penelitian serupa juga dilakukan pada 2017 yang diterbitkan dalam Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine.

Penelitian itu menegaskan bahwa kandungan zat aktif trombinol pada jambu biji bisa merangsang trombopoietin (TPO) menghasilkan keping darah lebih banyak.

"Penjelasan molekuler dari fungsi stimulasi TPO ini sejalan dengan teori pengobatan kuno penggunaan fungsional P.guajava dalam kasus trombositopenia (kekurangan trombosit) demam berdarah," tulis para peneliti dari Indonesia tersebut.

Bukan Hanya Buah Meski begitu, penelitian dari Malaysia lebih menegaskan fungsi dari daun jambu biji dibanding buahnya.

"Ekstrak daun Psidium guajava telah diuji secara invitro dan terbukti menghambat pertumbuhan virus dengue," tulis para peneliti.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X