Kompas.com - 29/09/2020, 07:34 WIB
Ilustrasi masker anak shutterstockIlustrasi masker anak

Dalam penelitian yang dilakukan oleh tim dari University of North Carolina, virus penyebab Covid-19 akan masuk menginfeksi rongga hidung yang kemudian berkembang ke jalur pernapasan.

Oleh karena itu menggunakan masker yang efektif untuk mencegah penularan virus ini adalah dengan cara menutup bagian hidung dan mulut sekaligus.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Pakai Masker Bisa Turunkan Kadar Oksigen Tubuh?

2. Masker tidak pas

Menggunakan masker yang terlalu longgar atau terlalu sempit juga membuat tindakan pencegahan ini tidak efektif.

Masker yang terlalu sempit atau terlalu ketat akan memuat bernapas menjadi sulit. Jika sudah begitu, akan muncul keinginan untuk melepaskan masker atau sering-sering membukanya.

Ini tentu bisa menjadikan penggunaan masker tidak efektif dalam mencegah Covid-19.

Selain itu, menggunakan masker yang terlalu longgar juga mengurangi keefektivitasannya.

Masker yang terlalu longgar dapat membuat droplets atau tetesan liur dapat keluar. Ini membuat penggunaan masker tidak berguna.

3. Tidak menutup hingga dagu

Banyak orang tidak menyadari penggunaan masker harus menutuh hingga dagu. Ini terkesan sangat sepela namun dapat menjadi hal yang fatal.

Melansir dari Forbes, masker yang tidak menutup hingga dagu dapat dengan mudah naik lebih tinggi saat berbicara atau bernapas.

Bahkan, kadang kala masker dapat naik hingga atas mulut. Hal ini membuat penggunaannya tidak efektif.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.