Kompas.com - 04/11/2020, 14:05 WIB

KOMPAS.com- Telinga berdengin atau tinnitus seringkali tidak memicu gangguan kesehatan serius.

Akan tetapi, tinnitus bisa mengganggu aktivitas dan produktivitas hidup kita.

Menurut audiolog dari Cleveland Clinic, Sharon Sandridge, tinnitus berpotensi menyebabkan gangguan tidur dan mengurangi kualitas istirahat kita.

"Bahkan, tinnitus bisa memicu stres, kecemasan, dan depresi," ucap dia.

Baca juga: 5 Penyebab Sakit Perut di Malam Hari

Penyebab

Tinnitus biasanya terjadi karena kerusakan pada telinga tengah atau telinga bagian dalam.

Telinga tengah bertugas untuk menangkap gelombang suara dan meneruskannya ke telinga dalam.

Sedangkan telinga bagian dalam bertugas mengirimkan impuls listrik ke otak.

Setelah otak menerima impuls dari telinga, otak akan menerjemahkannya menjadi suara.

Terkadang, kerusakan telinga bagian dalam bisa mengubah cara otak memproses suara.

Kerusakan pada gendang telinga atau tulang kecil di telinga tengah juga dapat mengganggu konduksi suara.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.