Kompas.com - 30/11/2020, 06:06 WIB
Ilustrasi minum susu Shutterstock/Dean DrobotIlustrasi minum susu

KOMPAS.com - Mengalami diabetes berarti Anda patut mewaspadai pola makan Anda.

Jika Anda sembarangan memilih makanan, penyakit Anda bisa jadi malah akan semakin parah.

Mengetahui jumlah karbohidrat yang Anda konsumsi dan bagaimana pengaruhnya terhadap gula darah Anda sangatlah penting.

Baca juga: 9 Buah yang Bagus untuk Penderita Diabetes

Tak hanya makanan, penderita diabetes juga perlu memilah minuman dengan baik.

Penderita diabetes dianjurkan untuk minum minuman nol kalori atau rendah kalori.

Alasan utamanya tidak lain adalah untuk mencegah lonjakan gula darah.

Memilih minuman yang tepat dapat membantu penderita diabetes untuk:

  • Menghindari efek samping yang tidak menyenangkan
  • Mengelola gejala diabetes
  • Menjaga berat badan yang sehat

Berikut ini adalah beragam minuman yang bagus untuk penderita diabetes:

1. Air putih

Dalam hal hidrasi, air putih adalah pilihan terbaik bagi penderita diabetes.

Itu karena air putih tidak akan menaikkan kadar gula darah penderita diabetes.

Melansir Health Line, minum cukup air dapat membantu tubuh menghilangkan kelebihan glukosa melalui urine.

Institute of Medicine merekomendasikan pria minum sekitar 13 gelas (3,08 liter) air putih sehari dan wanita minum sekitar 9 gelas (2,13 liter) air putih sehari.

Baca juga: 5 Makanan Penyebab Diabetes yang Harus Diwaspadai

Jika air biasa tidak menarik bagi Anda, coba buat variasi dengan membikin infused water. 

Anda bisa menambahkan irisan lemon, jeruk nipis, atau jeruk ke dalam air putih. 

Anda juga bisa menambahkan tangkai herba beraroma, seperti mint, basil, atau lemon balm ke air putih. 

2. Teh

Penelitian telah menunjukkan bahwa teh hijau memiliki efek positif pada kesehatan Anda secara umum.

Teh hijau juga dapat membantu mengurangi tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang berbahaya.

Beberapa penelitian bahkan telah menunjukkan bahwa minum hingga 6 cangkir (1,42 liter) teh hijau sehari dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Tapi, diperlukan lebih banyak penelitian lagi untuk memastikan manfaat ini.

Yang pasti, ketika Anda hendak mengonsumsi teh hijau, teh hitam, atau teh herbal, pastikan untuk menghindari penggunaan gula.

Baca juga: 5 Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebihan, Tak Hanya Diabetes

Untuk rasa yang menyegarkan, buat teh dengan tambahkan beberapa potong lemon atau pilih teh aroma melati.

3. Kopi

Sebuah studi pada 2012 menemukan bahwa minum kopi dapat membantu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Peneliti menemukan bahwa tingkat risikonya turun bahkan lebih rendah pada orang yang minum 2 hingga 3 cangkir per hari. Ini juga berlaku untuk orang yang minum 4 cangkir atau lebih per hari.

Khasiat ini berlaku pada kopi berkafein maupun tanpa kafein.

Jadi, jika kafein membuat Anda gelisah, silakan ambil secangkir kopi tanpa kafein.

Untuk diingat, seperti halnya teh, kopi Anda harus tetap tanpa pemanis.

Menambahkan susu, krim, atau gula ke kopi dapat meningkatkan jumlah kalori secara keseluruhan dan dapat memengaruhi kadar gula darah Anda.

Banyak pemanis tanpa kalori atau rendah kalori tersedia jika Anda memilih untuk menggunakannya.

Baca juga: 11 Alasan Konsumsi Gula Berlebihan Buruk untuk Kesehatan

4. Jus sayur

Jus sayur dianggap lebih baik ketimbang jus buah.

Pasalnya, rata-rata jus buah mengandung gula yang bisa berbahaya bagi penderita diabetes.

Penderita diabetes bisa membuat jus sayur dengan mencampur sayuran berdaun hijau, seledri, atau mentimun dengan segenggam beri untuk suplai vitamin dan mineral.

Ingatlah untuk menghitung buah beri yang diolah sebagai bagian dari menjaga asupan karbohidrat untuk pada hari itu.

Baca juga: 4 Sayuran yang Bagus untuk Penderita Diabetes

5. Susu rendah lemak

Susu harus dimasukkan ke dalam menu makanan penderita diabetes setiap hari.

Hal itu dikarenakan, susu mengandung banyak vitamin dan mineral penting bagi tubuh.

Susu yang mengandung kalsium tinggi dapat membantu penderita diabetes untuk menjaga tulangnya tetap kuat.

Melansir Medical News Today, selain mengandung kalsium, susu juga kaya akan protein yang dapat mengurangi lonjakan gula darah.

Namun, agar lebih sehat, penderita diabetes tentu harus memilih susu tanpa pemanis dan rendah lemak.

Konsumsinya pun harus dibatasi. Pasalnya, susu tetap saja mengandung karbohidrat (laktosa) yang dapat memengaruhi kadar gula darah.

Asupan karbohidrat harian untuk penderita diabetes yang dianjurkan rata-rata adalah 15-30 gram dalam satu porsi makan.

Sementara dalam satu gelas susu bisa mengandung setidaknya 12 gram karbohidrat.

Artinya, penderita diabetes tidak dianjurkan untuk mengonsumsi susu lebih dari satu gelas sehari.

Baca juga: 11 Makanan yang Mengandung Lemak Tinggi tapi Justru Menyehatkan


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X