Kompas.com - 30/11/2020, 16:04 WIB
ilustrasi jerawat di ketiak shutterstock/Monning27ilustrasi jerawat di ketiak

KOMPAS.com - Jerawat tak hanya muncul di area wajah. Terkadang, masalah kulit ini bisa tumbuh di area sensitif seperti ketiak.

Jerawat adalah benjolan yang terbentuk karena pori-pori atau kelenjar keringat tersumbat dan terinfeksi bakteri.

Jerawat di ketiak umumnya tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Baca juga: 4 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Membandel Menurut Ahli Dermatologi

Melansir Healthline, masalah kulit ini terkadang hanya berupa benjolan kecil di bagian ketiak kanan, kiri, atau area seputarnya.

Tapi, ada juga jenis jerawat di ketiak yang terasa sakit, meradang, disertai rasa gatal dan tak nyaman.

Berikut beberapa penyebab jerawat di ketiak dan cara menghilangkannya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Iritasi

Melansir Medical News Today, gesekan di kulit karena pakaian ketat, tas, dll. rentan menyebabkan peradangan dan iritasi biang jerawat.

Biasanya, jerawat di ketiak karena gesekan di ketiak ini jamak dialami orang yang banyak berkeringat.

Cara mengatasi jerawat ini bisa dimulai dengan menghindari penggunaan pakaian terlalu ketat, tas ransel, dll yang bisa memicu iritasi.

Baca juga: 7 Bahan Masker Organik untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

2. Efek mencukur bulu ketiak

Penyebab jerawat di ketiak juga bisa karena efek mencukur bulu ketiak.

Mencukur bulu ketiak rentan dapat menggesek area sensitif ini. Terutama saat pisau cukur yang digunakan kurang tajam atau tidak steril.

Pisau cukur tersebut bisa memasukkan bakteri lewat celah kecil di kulit yang baru dicukur.

Akibatnya, ketiak rawan terinfeksi dan memicu bisul mirip jerawat. Jerawat seperti ini umumnya bisa sembuh dalam hitungan hari.

Untuk mencegah jerawat di ketiak ini kembali kambuh, pastikan pisau yang digunakan untuk mencukur bulu ketiak steril atau pilih prosedur perawatan ketiak minim iritasi.

3. Folikulitis

Folikulitis adalah infeksi pada folikel rambut. Infeksi ini terlihat seperti jerawat kemerahan di dekat helai rambut dan mengandung nanah atau darah.

Jika penyebab jerawat di ketiak terkait fokikulitis karena bakteri, cara mengatasinya bisa dengan antibiotik atau sabun antibakteri.

Untuk mencegah folikulitis, jaga ketiak agar selalu bersih dan bebas bakteri.

Selain itu, cukur bulu ketiak searah dengan arah pertumbuhan rambut agar tidak rentan terinfeksi.

Baca juga: 6 Cara Mencegah Jerawat Lewat Pola Makan Sehat

4. Alergi

Dermatitis kontak alergi bisa menyebabkan jerawat di ketiak saat kulit penderita bersentuhan dengan zat pemicu alergi.

Biasanya, pemicu alergi di ketiak adalah deodoran, antiperspiran, sabun, sampai detergen untuk mencuci pakaian.

Gejala dermatitis kontak alergi dapat berupa ruam kemerahan dan rasa sangat gatal.

Di tahap awal, biasanya muncul jerawat mirip lepuh berisi cairan di kulit.

Cara menghilangkan jerawat di ketiak karena alergi ini bisa dengan obat antialergi.

5. Infeksi jamur

Penyebab jerawat di ketiak lainnya yakni infeksi jamur. Daerah kulit yang lembab seperti ketiak rentan menjadi tempat tumbuhnya jamur.

Gejala jerawat di ketiak terkait infeksi jamur yakni muncul benjolan merah (pustula) berisi nanah.

Jerawat di ketiak karena jamur biasa diatasi krim antijamur. Namun, untuk memastikan perawatan yang tepat, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dan Flek Hitam Lebih Cepat

6. Hidradenitis suppurativa

Penyakit hidradenitis suppurativa adalah masalah kulit jangka panjang yang bisa terjadi di ketiak atau selangkangan.

Gejala hidradenitis suppurativa ditandai dengan tumbuhnya benjolan kemerahan mirip jerawat dan terasa sakit.

Apabila tidak ditangani, benjolan ini bisa berkembang di bawah kulit. Akibatnya, bagian sekitarnya bisa ikut terasa sakit.

Jika masih diabaikan, benjolan ini dapat menyebabkan tumbuhnya jaringan parut parah dan membentuk drainase saluran sinus.

Dokter umumnya mengggunakan beragam cara untuk mengatasi hidradenitis suppurativa.

Di antaranya obat-obatan, mengarahkan penderita untuk menjaga berat badan ideal dan setop rokok, sampai operasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.