Kompas.com - 02/12/2020, 08:02 WIB
Ilustrasi kacamata photochromic All About Vision Ilustrasi kacamata photochromic

Kacamata photochromic yang baik dapat memblokir 100 persen sinar matahari, sekaligus bisa beradaptasi dengan perubahan cahaya dan gelap dalam hitungan detik.

Baca juga: Pakai Masker Bikin Kacamata Berembun? Begini Cara Mengatasinya...

Kacamata hitam biasa sebenarnya juga dapat memberikan kenyamanan pada pada saat situasi sangat panas. Namun, kacamata ini kurang nyaman digunakan untuk cahaya yang berubah-ubah.

Menurut American Academy of Ophthalmology, lensa photochromic sudah ditemukan sejak beberapa dekade lalu.

Dulunya, lensa kacamata ini pilihannya masih terbatas dengan warna abu-abu. Seiring perkembangan teknologi, kini lensa photochromic tersedia dalam berbagai warna lensa.

Lensa kacamata photochromic awalnya dibuat dari perak klorida atau perak halida. Kini, sebagian besar lensanya dibuat dengan pewarna khusus yang dapat bereaksi saat terkena sinar UV.

Kacamata photochromic biasanya tidak bisa menjadi lebih gelap saat berada di dalam kendaraan. Hal itu disebabkan kaca depan kendaraan menghalangi sebagian besar sinar UV yang masuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi, sejumlah pabrik kini merilis kacamata photochromic yang tetap aktif saat digunakan di dalam kendaraan.

Baca juga: 7 Alasan Medis Mata Kedutan Bisa Jadi Pertanda Apa

Siapa yang perlu menggunakan kacamata photochromic?

Orang yang beraktivitas di luar ruangan dan di dalam ruangan perlu menggunakan kacamata ini agar praktis dan nyaman.

Misalkan pemain golf, tenis, sampai guru sekolah yang kerap berada di luar ruangan.

Sedangkan orang yang terpapar panas ekstrem dan tingkat UV yang tinggi lebih memerlukan kacamata hitam dengan proteksi maksimal ketimbang kacamata photochromic.

Namun untuk aktivitas sehari-hari, kacamata dengan lensa photochromic sudah cukup untuk melindungi mata saat berada di luar ruangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Abses Hati
Abses Hati
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

Health
Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Health
Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.