Kompas.com - 03/12/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona. ShutterstockIlustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona.

KOMPAS.com - Tes masal kerap dilakukan untuk mencegah penularan virus corona.

Umumnya, ada tiga jenis pemeriksaan atau tes Covid-19 yang sering digunakan untuk mendeteksi apakah seseorang trinfeksi virus corona atau tidak.

Setiap jenis pemeriksaan juga memiliki cara dan tingkat akurasi yang berbeda-beda.

Berikut berbagai jenis tes Covid-19 yang sering digunakan:

1. Tes molekuler (disebutjuga tes RNA atau PCR)

Tes ini dianggapp paling akurat untuk mendeteksi adanya virus aktif. Hasil tes juga sangat akurat.

Metode pengujian dilakukan dengan mengumpulkan sampel lendir dari hidung atau tenggrokan dengan menggunakan kain penyeka khusus.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Mengenal 3 Jenis Tes Covid-19, Mana yang Paling Akurat?
Ada tiga jenis tes Covid-19 yang sering digunakan untuk mendeteksi apakah seseorang trinfeksi virus corona atau tidak. Mana yang paling akurat?
Bagikan artikel ini melalui

Sampel yang dikumpulkan dipakai untuk mendeteksi adanya materi genetik virus.

Tes molekuler juga sering disebut test PCR, yang merupakan singkatan dari polymerase chain reaction.

Hasil tes ini bisa didapatkan dalam hitungan menit hingga hari, tergantung dari fasilitas laboratorium.

Baca juga: Mengapa Stres Membuat Kita Rentan Jatuh Sakit?

2. Tes antigen atau rapid test

Jenis test ini juga disebut dnegan "rapid test" karena hasilnya bisa didapat dalam hitungan menit. Biaya yang dibutuhkan juga lebih murah.

Halaman:

Sumber Health
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Infeksi Virus
Infeksi Virus
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Penyakit Liver?

Health
Mata Lelah

Mata Lelah

Penyakit
Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Ciri Sakit Kepala yang Mengarah pada Gejala Tumor Otak

Health
Konjungtivis (Mata Merah)

Konjungtivis (Mata Merah)

Penyakit
15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

15 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

Health
Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.