Kompas.com - 02/12/2020, 18:03 WIB
Ilustrasi sakit gigi ShutterstockIlustrasi sakit gigi

KOMPAS.com – Banyak orang mungkin merasa cemas atau takut memeriksakan gigi di tengah pandemi Covid-19.

Padahal, pemeriksaan gigi sebaiknya dilakukan setiap 6 bulan sekali untuk orang dewasa, sedangkan 3 bulan sekali untuk anak-anak.

Menanggapi hal ini, Dokter Spesialis Konservasi Gigi RSGM Soelastri UMS Solo, drg. Noor Hafida W., Sp.KG, berpendapat sebenarnya aman-aman saja bagi masyarakat untuk pergi ke dokter gigi saat pandemi Covid-19.

Baca juga: Anggap Rapid Test Tidak Akurat Deteksi Covid-19? Sebaiknya Simak Penjelasan Ahli Berikut

Dia yakin sebagian besar fasilitas kesehatan (faskes) di mana tersedia dokter gigi kini sudah menerapkan atau memenuhi protokol kesehatan.

Di mana, ketika tiba di faskes, baik itu di dokter gigi praktik mandiri atau perorangan, puskesmas, klinik, maupun rumah sakit, pasien akan dilakukan pengecekan suhu tubuh dan screening Covid-19 terlebih dahulu.

Pasien, biasanya akan ditanyai apakah punya riwayat keluar kota atau tidak, kontak erat dengan pasien Covid-19 atau tidak, maupun keluhan-keluhan yang mendekati dengan gejala Covid-19.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Amankah Pergi ke Dokter Gigi Saat Pandemi Covid-19?
Berikut ini adalah tanggapan dokter gigi untuk menjawab keraguan mengenai apakah pergi ke dokter gigi selama pandemi Covid-19 aman?
Bagikan artikel ini melalui

Setelah dilakukan screening dan pengunjung dinyatakan aman atau sehat, maka dokter gigi baru akan melakukan pemeriksaan.

“Pilihlah untuk fasilitas kesehatan dokter gigi yang memang memberikan jaminan penerapan protokol kesehatan memadai,” saran drg. Fida saat mintai tanggapan Kompas.com, Rabu (2/12/2020).

Dia mengungkapkan, selama pandemi, faskes yang menerapkan protokol kesehatan memadai pada umumnya akan memberikan alat pelindung diri (APD) kepada pasien berupa gown atau gaun dan sandal khusus.

Baca juga: Jangan Keliru, Hasil Rapid Test Non-Reaktif Belum Tentu Negatif Covid-19

Penggunaan gown maupun sandal diperlukan untuk meminimalkan kontaminasi kuman pada pasien selama dilakukan pemeriksaan gigi oleh dokter.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Payudara Mengerut Seperti Kulit Jeruk

Payudara Mengerut Seperti Kulit Jeruk

Penyakit
4 Penyebab Inflammatory Bowel Disease (IBD) yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Inflammatory Bowel Disease (IBD) yang Perlu Diwaspadai

Health
Panas Dingin

Panas Dingin

Penyakit
Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Health
Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.