Kompas.com - 08/12/2020, 18:06 WIB
ilustrasi hepatitis, virus hepatitis Shutterstock/Kateryna Konilustrasi hepatitis, virus hepatitis

Gejala hepatitis B meliputi:

  1. Gejala seperti flu, termasuk kelelahan, demam, dan nyeri umum
  2. Kehilangan selera makan
  3. Merasa sakit
  4. Diare
  5. Sakit perut
  6. Menguningnya kulit dan mata (penyakit kuning)

Gejala ini biasanya akan hilang dalam waktu 1 hingga 3 bulan (hepatitis B akut), meskipun terkadang infeksi dapat berlangsung selama 6 bulan atau lebih (hepatitis B kronis).

Baca juga: 12 Gejala Kanker Hati yang Perlu Diwaspadai

Lantas, kapan harus ke dokter?

Hepatitis B bisa serius, jadi Anda harus mencari nasihat medis jika:

  • Mengira mungkin telah terpapar virus hepatitis B karena perawatan darurat dapat membantu mencegah infeksi jika diberikan dalam beberapa hari setelah terpapar
  • Memiliki gejala yang berhubungan dengan hepatitis B
  • Berisiko tinggi terkena hepatitis B. Kelompok berisiko tinggi, termasuk orang yang lahir di negara di mana infeksi sering terjadi, bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi hepatitis B, dan orang yang pernah menyuntikkan narkoba

Diagnosis hepatitis B

Jika dokter mendiagnosis Anda mengalami hepatitis B, mereka biasanya akan memberi Anda pemeriksaan fisik lengkap.

Melansir WebMD, dokter akan menguji darah Anda untuk melihat apakah hati Anda meradang.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

6 Gejala Hepatitis B yang Perlu Diwaspadai
Mengenal ragam gejala hepatitis B penting sebagai langkah antisipasi penyakit yang bisa memicu gagal hati, sirosis hati, hingga kanker hati tersebut.
Bagikan artikel ini melalui

Jika Anda memiliki gejala hepatitis B dan enzim hati tingkat tinggi, Anda akan diuji untuk:

  • Antigen permukaan dan antibodi hepatitis B (HBsAg)

Antigen adalah protein pada virus hepatitis B. Sedangkan, antibodi adalah protein yang dibuat oleh sel kekebalan. Keduanya muncul dalam darah antara 1 dan 10 minggu setelah terpapar.

Jika Anda pulih, antogen dan antibodi akan hilang setelah 4 hingga 6 bulan.

Jika masih ada setelah 6 bulan, kondisi Anda kronis.

Baca juga: 11 Faktor Risiko Kanker Hati yang Perlu Diwaspadai

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Benarkah Tidur dengan Rambut Basah Bisa Memicu Penyakit?

Health
Badan Lemas

Badan Lemas

Penyakit
Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Fenomena Gancet saat Berhubungan Seksual, Bagaimana Fakta Medisnya?

Health
Pinggiran Lidah Bergelombang

Pinggiran Lidah Bergelombang

Penyakit
3 Cara Mengobati Kencing Batu

3 Cara Mengobati Kencing Batu

Health
Infeksi Parasit

Infeksi Parasit

Penyakit
Lidah Geografik

Lidah Geografik

Penyakit
Bibir Sobek

Bibir Sobek

Penyakit
Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Cedera Olahraga, Pentingnya “Sedia Payung Sebelum Hujan” Bagi Atlet

Health
Kaki Panjang Sebelah

Kaki Panjang Sebelah

Penyakit
Kisah M. Habib Shaleh, 'Lahir Kembali' setelah Koma Cedera Olahraga

Kisah M. Habib Shaleh, "Lahir Kembali" setelah Koma Cedera Olahraga

Health
Gangguan Elektrolit

Gangguan Elektrolit

Penyakit
4 Teh Herbal yang Bisa Mengatasi Sembelit

4 Teh Herbal yang Bisa Mengatasi Sembelit

Health
Leher Kaku

Leher Kaku

Penyakit
5 Buah yang Mudah Dicerna

5 Buah yang Mudah Dicerna

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.